Padang, Seriusnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut pimpinan baru Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) II di Auditorium Gubernuran, Padang, Senin (26/10/2026). Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza kini resmi menakhodai satuan pertahanan laut tersebut, menggantikan Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi langsung atas dedikasi pejabat lama yang aktif mengawal keamanan teritorial maritim Ranah Minang. Ia juga mengajak komandan baru untuk terus mempererat kolaborasi lintas instansi demi menjaga kawasan pesisir tetap aman dan produktif.
Menurut Mahyeldi, kehadiran TNI Angkatan Laut memberi dampak nyata yang melampaui urusan militer semata. Satuan ini konsisten menggerakkan program ketahanan pangan, menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di Pariaman, hingga memfasilitasi bazar UMKM lokal di Kota Padang.
Pondasi Keamanan Pacu Investasi Daerah
Kondisi laut dan pesisir yang stabil memegang peranan krusial bagi masa depan ekonomi Sumatera Barat. Mahyeldi menegaskan bahwa perairan yang kondusif langsung membuka jalan bagi masuknya modal usaha dan kelancaran arus wisatawan.
Rasa aman di sepanjang garis pantai juga mengangkat taraf hidup nelayan serta warga pesisir. Karena itu, jajaran Forkopimda dan instansi maritim perlu terus merapatkan barisan guna memastikan pembangunan berkelanjutan berjalan lancar.
Melalui kemitraan yang solid, aparat teritorial maritim ikut membina generasi muda lewat kegiatan kepanduan di Pantai Air Manis. Upaya ini memupuk karakter bela negara sekaligus memperkuat modal sosial masyarakat setempat.
Komitmen Tanggap Bencana dan Budaya Lokal
Sarimpunan Tanjung berterima kasih atas dukungan penuh seluruh elemen pemerintah daerah dan jajaran prajurit selama masa jabatannya. Ia meyakini Kodaeral II bakal melangkah lebih solid dan adaptif di bawah kendali kepemimpinan baru.
Menyambut tugas barunya, Laksamana Pertama TNI Mochammad Riza menyatakan rasa bangga mengabdi di ranah yang menjunjung tinggi musyawarah dan falsafah adat Minangkabau. Ia langsung memastikan kesiapan seluruh personelnya untuk mendukung program daerah.
Riza menaruh perhatian khusus pada kecepatan respons darurat terhadap ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu membayangi pesisir Sumbar. Kesiapsiagaan penuh dari prajurit matra laut ini bakal mengawal stabilitas daerah demi ketenteraman seluruh warga.(ar)









