Tanah Datar, Seriusnews.id – Warga Kabupaten Tanah Datar kini makin gampang mengurus jaminan kesehatan tanpa harus repot menempuh perjalanan jauh. BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh resmi membuka loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanah Datar, Senin (26/10/2026).
Langkah ini menyusul penandatanganan kerja sama resmi bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Datar. Pemerintah daerah merancang integrasi ini agar warga bisa memangkas ongkos perjalanan dan menuntaskan aneka urusan perizinan di satu lokasi.
Kepala DPMPTSP Tanah Datar, Yessy Akmaliza, menegaskan kehadiran gerai tersebut langsung menjawab kebutuhan warga di lapangan. Pihaknya ingin mempermudah urusan birokrasi warga melalui koordinasi antarlembaga yang solid.
Jadwal Operasional dan Layanan yang Tersedia
Petugas BPJS Kesehatan melayani masyarakat setiap hari Kamis mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Gerai tatap muka ini menjadi solusi praktis bagi warga yang ingin berkonsultasi langsung mengenai status kepesertaan mereka.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Haery Yasdi, menyebut loket MPP membuka beragam jenis pengurusan berkas. Warga bisa mendaftar sebagai peserta mandiri baru, menambah anggota keluarga, memperbarui data diri, hingga mengurus pengaduan.
Selain itu, loket ini memfasilitasi pengaktifan kembali status kepesertaan yang sempat terhenti. Bagi warga yang berhalangan hadir ke MPP, BPJS Kesehatan tetap menyediakan kanal online melalui Aplikasi Mobile JKN, nomor WhatsApp PANDAWA 08118165165, serta Care Center 165.
Dorong Angka Keaktifan Peserta JKN Daerah
Berdasarkan data kependudukan semester I 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Tanah Datar per 1 Oktober 2026 baru menyentuh 94,81 persen atau 365.565 jiwa. Angka tersebut masih berada di bawah capaian Kota Payakumbuh yang menembus 97,92 persen dan Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 98,73 persen.
Tingkat keaktifan kartu peserta di Tanah Datar juga memerlukan dorongan ekstra karena baru berada di angka 68,74 persen. Selisih tersebut menunjukkan masih banyak warga pemilik kartu yang belum rutin mengecek kelanjutan status jaminan kesehatan mereka.
Yasdi menegaskan, kehadiran gerai MPP ini bertujuan memangkas hambatan administratif agar jaminan kesehatan warga tetap aktif saat mendesak. BPJS Kesehatan berkomitmen mendampingi masyarakat lewat pemahaman manfaat program jaminan kesehatan secara berkelanjutan.(ar)









