Dana Rantau Rp20 T Siap Dongkrak Ekonomi Sumbar Targetkan 8 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemantapan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar di Auditorium Gubernuran pada Senin, 2 November 2026.(poto: padangkita.com).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemantapan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar di Auditorium Gubernuran pada Senin, 2 November 2026.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengumandangkan strategi baru untuk memacu perekonomian Sumatera Barat. Ia melihat potensi dana perantau Minangkabau yang menembus angka Rp20 triliun sebagai pemantik utama pembangunan daerah. Pemerintah daerah perlu mengarahkan modal raksasa ini ke sektor produktif, bukan sekadar membiarkannya menguap untuk konsumsi harian.

Bima menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemantapan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Sumbar di Auditorium Gubernuran pada Senin, 2 November 2026. Ia memuji langkah Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah yang cepat mengumpulkan para kepala daerah untuk menyatukan visi pembangunan berbasis kekuatan wilayah.

Menurut Bima, Sumbar memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian target ekonomi nasional. Namun, pemerintah kabupaten dan kota harus berani melepaskan ketergantungan dari APBD dan mulai membangun ekosistem bisnis mandiri. Dana perantau Minangkabau Sumbar ini dapat memperkuat pembangunan infrastruktur vital serta membuka ruang investasi jangka panjang.

Baca Juga :  Bank Nagari Turunkan Suku Bunga Kredit ASN dan PPPK Oktober 2026

Bangkit dari Bencana Menuju Target Ekonomi 8 Persen

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyambut dorongan tersebut dengan mematok target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada tahun 2029. Langkah agresif ini menjadi tumpuan utama untuk memulihkan kondisi finansial daerah pascabencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu. Bencana alam tersebut sempat melumpuhkan enam daerah penyokong utama ekonomi Sumbar dengan total kerugian mencapai Rp33,52 triliun.

Meski menghadapi ujian berat, denyut nadi perekonomian daerah kini memperlihatkan sinyal positif. Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sumbar bergerak naik sebesar 5,02 persen pada triwulan I 2026 dan 4,54 persen pada triwulan II 2026. Hasil ini membawa capaian kumulatif semester I berada di angka 4,77 persen.

Baca Juga :  Pameran Seni Kriya SMK Padang Unjuk Gigi di Galeri Taman Budaya Sumbar

Mahyeldi meminta seluruh kepala daerah segera mengeksekusi rencana aksi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Pemprov Sumbar memprioritaskan peningkatan produktivitas pertanian, penguatan hilirisasi industri, serta perluasan akses pasar bagi UMKM lokal. Pihaknya ingin memastikan pertumbuhan angka statistik ini selaras dengan pembukaan lapangan kerja baru dan penurunan angka kemiskinan.

Dukungan serupa datang dari Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Ia menyarankan pemda memadukan usaha kecil dengan jaringan industri berskala besar. Sonny mencontohkan keberhasilan Jepang yang mengintegrasikan UMKM komponen ke dalam rantai pasok otomotif global, sebuah model yang sangat cocok diterapkan di Bumi Minang. BPS juga siap mengawal validitas data lewat Sensus Ekonomi 2026 agar setiap kebijakan daerah tepat sasaran.(ar)

Berita Terkait

BRI Bukittinggi Pacu UMKM Sumbar Tembus Pasar Digital
Harga CPO dan Kakao Turun pada Periode November 2026
5 Cara Tanam Padi Modern yang Bikin Panen Berlipat
Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah
Lowongan Kerja PT PAMA 2026 Diperpanjang, Simak Syarat S1
KNMP Batang Arau Siap Pacu Ekonomi Nelayan Padang
Kelompok Tani Wanita Solok Ubah Kelor Jadi Cuan Bernilai Tinggi
Cara Daftar Bansos 2027 Lewat Portal Perlinsos Kemensos
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:59 WIB

Dana Rantau Rp20 T Siap Dongkrak Ekonomi Sumbar Targetkan 8 Persen

Selasa, 3 November 2026 - 13:48 WIB

BRI Bukittinggi Pacu UMKM Sumbar Tembus Pasar Digital

Minggu, 1 November 2026 - 13:30 WIB

Harga CPO dan Kakao Turun pada Periode November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:09 WIB

5 Cara Tanam Padi Modern yang Bikin Panen Berlipat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Panduan Sukses Budidaya Padi Sawah Agar Panen Melimpah

Berita Terbaru

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy meninjau langsung pengerjaan proyek tersebut di Kecamatan Koto Salak pada Senin, 2 November 2026.(poto: padangkita.com).

Regional

Perbaikan Jalan Koto Baru-Tanjung Simalidu Tuntas Diiaspal

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:22 WIB

Pemko Padang menyaring 15 UMKM terbaik menuju babak lanjutan UMKM Champion 2026 untuk mendorong pasar ekspor dan Kota Gastronomi.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Jaring 15 UMKM Terbaik di UMKM Champion 2026

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:54 WIB

Rumah Kreatif BUMN BRI Bukittinggi latih UMKM Sumbar kuasai pasar digital dan aktivasi GrabMerchant agar naik kelas.(poto: padangkita.com).

Ekonomi

BRI Bukittinggi Pacu UMKM Sumbar Tembus Pasar Digital

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:48 WIB