Padang, seriusnews.id – Dampak cuaca ekstrem Padang memicu langkah cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menanggulangi serangkaian bencana yang melanda wilayah tersebut. Hujan deras beserta angin kencang menerjang Kota Padang sejak Senin siang hingga malam hari.
Pusat Pengendalian Operasi BPBD mencatat cuaca buruk menyebabkan banjir di 74 titik dengan ketinggian air bervariasi. Selain genangan air, petugas juga mencatat kejadian pohon tumbang di enam lokasi serta longsor pada kawasan Batu Busuk.
Penanganan Cepat Pohon Tumbang dan Evakuasi Korban Banjir
Pohon tumbang tersebar pada dua titik kawasan Bukit Lampu serta masing-masing satu titik di Alai Barat, Padang Besi, Kubu Marapalam, dan Lubuk Minturun. Tim gabungan langsung turun memotong batang kayu yang menutupi akses jalan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton memastikan proses pembersihan material berjalan cepat demi memulihkan arus lalu lintas. Pihaknya mengutamakan keselamatan warga melalui tindakan darurat di lapangan.
Pengerahan Seluruh Personel Pendukung Beserta Perahu Karet Reboisasi
Petugas memfokuskan tindakan penyelamatan pada area pemukiman yang terendam banjir cukup dalam. Armada perahu karet menyisir lokasi rawan guna memindahkan warga menuju tempat yang lebih aman.
Hendri menjelaskan bahwa pengerahan seluruh kekuatan tim gabungan bertujuan memaksimalkan proses evakuasi di lapangan. Petugas bergerak menyisir titik banjir untuk memastikan tidak ada warga terjebak.
Imbauan Kewaspadaan Masyarakat Terhadap Potensi Bencana Susulan
Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan deras serta angin kencang masih mengintai hingga sepekan mendatang. BPBD mengingatkan warga agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan harian.
Masyarakat perlu menghindari aktivitas di bawah pohon rindang serta area lereng bukit yang rawan longsor. BPBD mengimbau warga segera melapor jika menemukan kondisi darurat di lingkungan sekitar.(ar)









