Pariaman, seriusnews.id – Desa Batang Tajongkek berhasil menyabet gelar Juara Umum MTQ Pariaman setelah mengumpulkan akumulasi nilai tertinggi pada helat keagamaan tersebut. Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menyerahkan secara langsung piala kemenangan pada acara penutupan yang berlangsung di Kantor Camat Pariaman Selatan, Minggu malam (19/7/2026).
Acara penutupan helat tingkat kecamatan ini menyedot perhatian warga yang memadati area mimbar utama. Suasana penutupan terasa sangat khidmat saat panitia mengumumkan para pemenang dari seluruh cabang perlombaan.
Desa Batang Tajongkek Sukses Meraih Gelar Juara Umum
Keberhasilan Desa Batang Tajongkek meraih predikat terbaik melengkapi perjuangan panjang seluruh kafilah yang mengikutsertakan utusan terbaiknya. Kontingen desa ini sukses mendominasi perolehan poin dari berbagai nomor yang panitia tandingkan.
Penyerahan piala bergilir serta piagam penghargaan menandai puncak kesuksesan Desa Batang Tajongkek dalam ajang tahunan ini. Pihak kecamatan menyerahkan deretan hadiah tambahan kepada kafilah yang berhasil mengharumkan nama desa mereka.
Capaian membanggakan dari Desa Batang Tajongkek ini menjadi gambaran efektifnya pola pembinaan keagamaan di tingkat desa. Keberhasilan tersebut membuktikan komitmen para pengajar Al-Qur’an dan tokoh masyarakat setempat dalam mendidik generasi muda.
Pemerintah kecamatan berharap kemenangan ini memicu semangat desa-desa lain untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan. Persaingan sehat antarwilayah terbukti mampu mendorong lahirnya bakat-bakat baru di bidang syiar Islam.
Wakil Wali Kota Mulyadi Beri Apresiasi Kepada Peserta
Dalam amanat sambutannya, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara. Ia secara khusus memuji kerja keras panitia pelaksana, dewan hakim, para peserta, serta masyarakat luas.
Mulyadi menegaskan bahwa semarak syiar Islam selama tiga hari pelaksanaan merupakan buah dari sinergi bersama. Menurutnya, peran aktif para ulama menjadi pilar utama yang menjaga kelancaran seluruh rangkaian MTQ IX ini.
Pemerintah Kota Pariaman terus berkomitmen menjadikan ajang MTQ sebagai sarana utama dalam menghidupkan syiar keagamaan. Langkah ini selaras dengan program pembentukan karakter anak muda agar semakin dekat dengan ajaran Al-Qur’an.
Pemko Pariaman juga menyiapkan agenda lanjutan berupa Lomba Tahfiz MDTA tingkat Kota Pariaman untuk memperkuat kecintaan generasi muda. Program strategis tersebut bertujuan mencetak generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi tetapi juga berakhlak mulia.
Enam Belas Desa Bersaing Dalam Lima Cabang Lomba
Helat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) IX Tingkat Kecamatan Pariaman Selatan ini berlangsung marathon selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 Juli 2026. Sebanyak 16 desa se-Kecamatan Pariaman Selatan mengirimkan utusan-utusan terbaik mereka untuk memperebutkan gelar kehormatan.
Panitia membuka lima cabang perlombaan utama yang menguji berbagai aspek keahlian keagamaan para peserta. Kelima cabang tersebut meliputi Tilawah Al-Qur’an, Hifzil Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an, serta Adzan dan Khotbah Jum’at.
Untuk menampung seluruh perlombaan, panitia membagi lokasi pertandingan ke dalam empat titik strategis di wilayah Pariaman Selatan. Lokasi utama berpusat di Mimbar Utama Kantor Camat Pariaman Selatan yang menjadi panggung pembukaan hingga penutupan.
Tiga lokasi perlombaan lainnya bertempat di Surau Taeso Desa Balai Kuraitaji, MTs Muhammadiyah Desa Balai Kuraitaji, serta Masjid Al-Hidayah Desa Sei Kasai. Pembagian tempat ini memudahkan warga dari berbagai penjuru untuk hadir memadati dan memberikan dukungan secara langsung.
Masyarakat antusias menyaksikan setiap perlombaan dari hari pertama hingga gelaran resmi berakhir pada Minggu malam. Suksesnya agenda keagamaan ini menjadi bukti nyata kokohnya kebersamaan warga dalam menjaga tradisi religius di Kota Pariaman.(ar)









