Cegah Kenakalan Remaja, Ketua DPRD Sumbar Dorong Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Visioner

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Sumbar Muhidi membuka sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat.( poto: koranpadang.com).

Ketua DPRD Provinsi Sumbar Muhidi membuka sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat.( poto: koranpadang.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengajak para kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB untuk memperkuat karakter anak didik. Ia meminta para akademisi menanamkan nilai visioner siswa Sumbar demi membentengi mereka dari perilaku menyimpang. Langkah ini ia sampaikan saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala sekolah se-Sumatera Barat di Kota Padang baru-baru ini.

Muhidi menegaskan bahwa esensi dari sebuah kepemimpinan di sekolah terletak pada kekuatan visi. Kepala sekolah memiliki masa jabatan selama empat tahun untuk membawa perubahan bermakna. Oleh karena itu, mereka wajib memiliki proyeksi dan indikator ketercapaian yang jelas demi masa depan lembaga yang mereka pimpin.

Menurut Muhidi, hilangnya arah dan tujuan hidup menjadi pemicu utama maraknya persoalan kenakalan remaja saat ini. Banyak anak muda terjerumus ke dalam lingkaran aktivitas negatif karena tidak memiliki cita-cita yang konkret. Di sinilah peran krusial para pendidik untuk hadir dan membantu mengarahkan fokus kehidupan para siswa.

Baca Juga :  Sekda Sumbar Ajak Penguatan Keluarga dan Nilai Agama untuk Cegah Narkoba Lewat Gerakan Subuh

Pendidik Wajib Bantu Siswa Merumuskan Tujuan Hidup

Saat masih aktif mengajar dahulu, Muhidi konsisten menerapkan metode penyusunan target jangka panjang kepada para muridnya. Ia selalu menantang siswa membuat rencana matang sejak awal masuk sekolah. Langkah tersebut terbukti efektif membangun kedisiplinan dan rasa tanggung jawab dalam diri pelajar.

Ia juga mengenalkan metode analisis SWOT untuk memetakan potensi diri anak secara jujur. Melalui instrumen tersebut, siswa bisa melihat kekuatan, kelemahan, peluang, sekaligus tantangan yang akan mereka hadapi. Pemetaan ini membantu menyelaraskan antara impian besar dan realitas tindakan sehari-hari.

Pendidik memiliki tugas utama mengoreksi kebiasaan buruk yang bisa menjauhkan siswa dari cita-citanya. Sebagai contoh, keinginan menjadi dokter tidak akan pernah terwujud tanpa adanya jam belajar yang konsisten. Guru harus aktif mengawal proses transisi perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih positif.

Baca Juga :  Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Kepala Sekolah Harus Mampu Menghadirkan Inovasi Baru

Gagasan Ketua DPRD tersebut mendapat respons positif dari Kepala SMAN 2 Sumbar, Ratna Yulia. Ia menilai peningkatan kompetensi manajerial seperti ini sangat dibutuhkan oleh para pimpinan satuan pendidikan. Penguatan kapasitas tersebut menjadi modal utama untuk melahirkan generasi muda yang berdaya saing tinggi.

Ratna menambahkan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini berubah dengan sangat dinamis dan cepat. Kepala sekolah tidak boleh lagi terjebak pada pemenuhan tugas-tugas administratif yang bersifat monoton. Mereka harus berani melakukan terobosan baru yang relevan dengan perkembangan zaman modern.

Kegiatan bimtek yang berlangsung secara interaktif ini diikuti oleh 125 kepala sekolah dari berbagai daerah. Para peserta tercatat berasal dari wilayah Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, hingga Kabupaten Solok. Forum strategis ini sukses membuka sudut pandang baru dalam menghadapi dinamika pendidikan masa depan.(ar)

Berita Terkait

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026, Cek Syaratnya
Pra-OSN SMP Sumbar 2026 Perdana Bergulir di Padang
Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI
Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh
Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang
Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027
Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah
Targetkan Nol Kasus 2029, Pemko Padang Gandeng Tokoh Adat Tangani Ribuan Anak Putus Sekolah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:21 WIB

ITS Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS 2026, Cek Syaratnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pra-OSN SMP Sumbar 2026 Perdana Bergulir di Padang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh resmi membuka loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Tanah Datar, Senin (26/10/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

BPJS Kesehatan Buka Layanan di MPP Tanah Datar Tiap Kamis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:26 WIB

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra resmi menyerahkan Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2027 ke DPRD setempat pada Selasa, 27 Oktober 2026.(poto:fajarsumbar.com).

Pemerintahan

RAPBD Sawahlunto 2027 Tembus Rp517 Miliar, Ini Rinciannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:21 WIB

Aparat Polsek Padang Utara meringkus seorang juru parkir berinisial KPL alias Kevin Patrik Lumba (23) pada Minggu (25/10/2026).(poto: radarsumbar.com).

Kriminal

Juru Parkir di Padang Peras Mahasiswa Belasan Juta Rupiah

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:52 WIB

Ilustrasi ragam transportasi darat, laut, dan udara yang siap menyambut musim libur Nataru di lanskap pesisir Indonesia.(poto: AI).

Nasional

Pemerintah Guyur Diskon Tiket Nataru 2026/2027

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:46 WIB