Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Klewang Polresta Padang menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri Se-Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Tim Klewang Polresta Padang menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri Se-Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus mengambil langkah cepat untuk menekan angka kekerasan terhadap anak padang yang terus menunjukkan tren peningkatan. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang menggelar Bimbingan Teknis Manajemen Kasus bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) tingkat SMP Negeri.

Sebanyak 90 guru BK dari 45 SMP Negeri se-Kota Padang menghadiri kegiatan strategis ini di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (8/9/2026). Langkah preventif tersebut memperkuat kapasitas tenaga pendidik sebagai garda terdepan dalam mencegah dan menyelesaikan potensi kekerasan di sekolah.

Lonjakan Kasus Kekerasan Anak Mendorong Pelatihan Manajemen Kasus Guru

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, memaparkan data yang menunjukkan kondisi mengkhawatirkan terkait perlindungan anak di wilayahnya. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Padang menangani 61 kasus sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut justru melonjak tajam hingga menyentuh 62 kasus pada pertengahan tahun 2026. Boby menegaskan bahwa sekolah wajib menjadi tempat belajar yang aman bagi seluruh peserta didik.

Baca Juga :  Pemko Padang Salurkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis bagi Siswa SMPN 11

Data Kementerian PPPA mencatat bahwa 1 dari 2 anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan, baik fisik, psikis, maupun verbal. Sayangnya, sebagian besar korban memilih tidak melaporkan kejadian yang mereka alami kepada pihak berwenang.

Sebagian besar pelaku kekerasan justru berasal dari lingkungan terdekat, bahkan dapat terjadi di dalam keluarga yang tampak harmonis. DP3AP2KB Kota Padang kini merampungkan nota kesepahaman dengan Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan Sekolah Ramah Anak.

Masyarakat dan pihak sekolah dapat memanfaatkan layanan pengaduan gratis yang tersedia di kantor UPTD PPA Kota Padang. Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak DP3AP2KB Kota Padang, Emilza, menyebut kegiatan ini sebagai aksi nyata.

Emilza menegaskan bahwa penanganan kekerasan membutuhkan sinergi dan kolaborasi erat dari semua pihak, termasuk guru BK. Tim Evaluasi Program Unggulan Pemko Padang, Marta Suhendra, juga mendorong pendekatan dari bawah untuk memetakan akar masalah.

Marta berharap sesi berbagi ini mampu mengungkap kondisi riil yang terjadi di lingkungan sekolah secara transparan. Pihaknya memilih menyelesaikan kasus secara terukur sejak dini daripada membiarkannya tersembunyi dan meledak di kemudian hari.

Baca Juga :  Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang

Aparat Kepolisian Mendorong Peran Guru BK Menjadi Sahabat Anak

Dukungan penuh dalam mitigasi kasus kekerasan anak ini juga datang langsung dari aparat kepolisian setempat. Kepala Tim 2 Klewang Polresta Padang, Aiptu Defit Rico Dermawan, meminta para guru BK mengubah citra mereka.

Defit mendorong tenaga pendidik untuk meninggalkan stigma kaku dan bertransformasi menjadi sosok yang humanis bagi para siswa. Ia meminta guru BK aktif melakukan jemput bola saat melihat perubahan perilaku maupun kondisi fisik peserta didik.

Tim Klewang Polresta Padang siap memberikan pengawalan serta pelayanan terbaik untuk menangani setiap laporan yang masuk. Narasumber pakar teknik pendampingan Zadrian Ardi turut membekali peserta dengan keterampilan praktis penanganan kasus di lapangan.

Ketua MGMP BK SMP Kota Padang, Edi Syafriatman, menyambut baik sinergi lintas sektor yang terjalin dalam acara ini. Kolaborasi ini diharapkan mampu mewujudkan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.(ar)

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang, Pemko Liburkan Sekolah Tatap Muka
Pemko Padang Lepas Mahasiswa Penerima Progul Padang Juara
Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar
Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang
Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda
Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98
MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026
Pemko Padang Gandeng Kampus Internasional Cetak SDM Berdaya Saing Global
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:27 WIB

Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Rabu, 9 September 2026 - 14:24 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang, Pemko Liburkan Sekolah Tatap Muka

Rabu, 9 September 2026 - 14:17 WIB

Pemko Padang Lepas Mahasiswa Penerima Progul Padang Juara

Sabtu, 5 September 2026 - 18:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar

Sabtu, 5 September 2026 - 18:37 WIB

Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang

Berita Terbaru

Tim Klewang Polresta Padang menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Kasus bagi Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri Se-Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Pendidikan

Pemko Padang Gelar Bimtek Guru BK untuk Tekan Kekerasan Anak

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:27 WIB

Pemerintah Kota Padang mengutus 41 mahasiswa penerima Progul Padang Juara Beasiswa menuju Politeknik Kirana, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (8/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pendidikan

Pemko Padang Lepas Mahasiswa Penerima Progul Padang Juara

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:17 WIB