Kota Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman merilis Jadwal Hoyak Tabuik Piaman untuk perhelatan tahun 1448 Hijriah atau 2026 Masehi. Festival budaya terbesar di Kota Pariaman ini berlangsung selama hampir dua pekan, mulai 16 Juni hingga 28 Juni 2026.
Pemerintah menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut wisatawan domestik dan mancanegara. Selain menghadirkan prosesi adat, penyelenggara juga memasukkan agenda budaya dan hiburan yang tetap menonjolkan identitas lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengatakan seluruh persiapan sudah memasuki tahap akhir agar pelaksanaan festival berjalan lancar.
“Rangkaian acara akan dibuka dengan Tabligh Akbar dan prosesi Maambiak Tanah pada Selasa (16/6/2026),” kata Ferialdi dalam keterangan tertulis yang diterima media, Rabu (17/6).
Tabligh Akbar dan Maambiak Tanah Jadi Pembuka Festival
Panitia membuka rangkaian Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 melalui kegiatan religius dan adat. Tabligh Akbar menjadi agenda awal sebelum masyarakat mengikuti prosesi Maambiak Tanah.
Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh tahapan tradisi Tabuik. Setiap tahun, masyarakat menunggu momen ini karena menjadi bagian penting dari perjalanan festival hingga acara puncak.
Panitia juga menyusun jadwal agar pengunjung dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan lebih nyaman.
Panitia memusatkan sejumlah acara pendukung di kawasan Muaro Gandoriah. Kehadiran agenda tambahan ini bertujuan memperkuat daya tarik wisata sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada pengunjung.
Beberapa agenda yang masuk dalam jadwal meliputi:
- Grand Final Duta Wisata Cik Uniang Cik Ajo pada Kamis, 25 Juni 2026
- Festival Sambareh yang menghadirkan kuliner tradisional pada Jumat, 26 Juni 2026
- Tabuik Carnaval Festival pada Sabtu, 27 Juni 2026
Panitia menghadirkan kegiatan tersebut untuk melengkapi prosesi inti sekaligus memperluas pengalaman wisata budaya di Pariaman.
Penyelenggara tetap menempatkan nilai keagamaan sebagai bagian penting selama festival berlangsung. Panitia menghentikan seluruh aktivitas pembuatan dan prosesi Tabuik setiap memasuki waktu salat.
Aturan tersebut menunjukkan komitmen penyelenggara dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan penghormatan terhadap nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Langkah itu juga menjadi ciri khas pelaksanaan Tabuik yang terus bertahan dari tahun ke tahun.
Puncak Hoyak Tabuik Berlangsung pada 28 Juni 2026
Wisatawan yang ingin menyaksikan momen utama festival dapat datang pada Minggu, 28 Juni 2026.
Mulai pukul 05.00 WIB, masyarakat dapat menyaksikan prosesi Tabuik Naiak Pangkek di Simpang 4 Pasar dan Simpang Kampung Cino.
Setelah prosesi pagi berlangsung, kegiatan berlanjut menuju acara penutup berupa Tabuik Dibuang ke Laut di Pantai Gandoriah. Panitia menjadwalkan prosesi tersebut berlangsung dari sore hingga menjelang magrib.
Tradisi penutupan ini selalu menjadi perhatian utama pengunjung karena menghadirkan suasana budaya yang kuat dan menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026.
Masyarakat dan wisatawan kini dapat menyiapkan agenda kunjungan lebih awal untuk menikmati salah satu festival budaya terbesar di Sumatera Barat.









