Jakarta, Seriusnew.id – Pemilik Yamaha NMAX wajib memperhatikan jadwal perawatan rutin di bengkel resmi. Langkah ini menjaga performa mesin 155 cc tetap bertenaga sekaligus mencegah kantong jebol akibat kerusakan mendadak.
Banyak pengendara sering mengabaikan jarak tempuh harian. Padahal, gesekan komponen di dalam ruang bakar dan boks CVT terus terjadi seiring padatnya mobilitas harian.
Servis yang tertib juga mempertahankan garansi pabrikan motor matik bongsor ini.
Pentingnya Kartu Servis Gratis Tahun Pertama
Yamaha memberikan fasilitas Kartu Servis Gratis selama satu tahun pertama atau hingga motor menembus 12.000 kilometer.
Pemilik motor perlu membawa unit ke bengkel resmi pada bulan pertama atau jarak 1.000 kilometer untuk menjalani KSG 1. Mekanik akan mengganti oli mesin gratis, membersihkan saringan oli, memeriksa putaran mesin, dan mengencangkan seluruh baut bodi.
Periode KSG 2 berlangsung saat motor menyentuh 4.000 kilometer. Langkah ini berfokus pada pergantian pelumas mesin berkala serta pemeriksaan kondisi busi dan fungsi rem.
Saat spidometer menunjuk angka 8.000 kilometer pada KSG 3, mekanik wajib mengganti busi baru. Pemeriksaan area CVT dan injeksi juga masuk dalam agenda utama demi menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.
Pada KSG 4 di jarak 12.000 kilometer, pemilik motor perlu mengganti oli transmisi, busi, dan filter udara. Filter udara tipe basah milik NMAX pantang disemprot angin kompresor, sehingga mekanik harus menggantinya dengan unit baru.
Komponen Vital Pasca Masa Garansi Berakhir
Setelah periode servis gratis selesai, pemilik NMAX wajib menjalankan perawatan mandiri setiap kelipatan 4.000 kilometer. Pergantian oli mesin secara teratur menjadi kunci utama agar ruang silinder tidak mengalami baret halus.
Komponen transmisi CVT juga menuntut perhatian ekstra ketika jarak tempuh semakin tinggi.
Sabuk penggerak atau V-belt beserta roller biasanya aus saat motor mencapai jarak tempuh 24.000 hingga 25.000 kilometer. Mekanik perlu mengganti peranti karet baja ini tepat waktu untuk menghindari risiko putus di tengah perjalanan.
Selain sektor penggerak, sistem hidraulis pengereman memerlukan kuras minyak rem setiap dua tahun atau jarak tempuh 20.000 kilometer. Minyak rem yang segar mencegah rem blong akibat gelembung udara di dalam kaliper.
Pemilik juga sebaiknya mengganti oli gardan secara konsisten memakai rumus sederhana, yaitu satu kali ganti oli gardan untuk setiap dua atau tiga kali ganti oli mesin.(ar)









