Padang, seriusnews.id – Ajang balap legendaris Yamaha Cup Race Padang akhirnya kembali menyapa para pecinta otomotif Kota Ranah Minang setelah lebih dari satu dekade vakum. Wali Kota Padang Fadly Amran menutup secara resmi ajang balap tingkat nasional ini di Sirkuit Non Permanen Lanud Sutan Sjahrir pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Kejuaraan bergengsi ini berlangsung selama dua hari penuh sejak Sabtu, 1 Agustus 2026. Penyelenggara mengintegrasikan pesta olahraga balap ini ke dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang yang ke-357.
Antusiasme ratusan pembalap lokal maupun nasional meledak sepanjang dua hari balapan. Mereka menyambut hangat momen kembalinya atmosfer kompetisi resmi yang telah lama dinantikan.
Kembalinya Ajang Balap Motor Legendaris di Padang
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara tersebut. Ia memberikan penghargaan khusus kepada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, jajaran Pangkalan TNI AU, Ikatan Motor Indonesia, kepolisian, dan sponsor CV Tjahaja Baru.
Fadly Amran menegaskan komitmen Pemko Padang untuk terus mendukung kegiatan positif generasi muda. Menurutnya, pemerintah daerah harus memfasilitasi ruang kompetisi yang sehat demi menyalurkan bakat-bakat muda Sumatera Barat.
“Pemerintah Kota Padang sangat mengapresiasi ajang olahraga bermotor ini yang sejalan dengan Program Padang Balomba, bagian dari Program Unggulan Padang Juara,” ujar Fadly Amran saat memberikan sambutan penutup.
Ia menambahkan bahwa event balap resmi seperti ini efektif mencegah aksi balapan liar. Selain itu, kegiatan positif ini mampu membendung berbagai bentuk kenakalan remaja di jalanan umum.
Fadly berharap kejuaraan ini mampu melahirkan pebalap muda berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah. Ia berjanji akan terus membuka jalan bagi penyelenggaraan event olahraga berskala nasional di Kota Padang.
Ratusan Starter Meramaikan Lintasan Lanud Sutan Sjahrir
General Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Johanes B.M. Siahaan mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para peserta. Ia mencatat lonjakan partisipasi peserta yang luar biasa pada penyelenggaraan seri kedua ini.
Johanes memaparkan bahwa kejuaraan kali ini berhasil menjaring sebanyak 231 starter pada kategori utama. Jumlah tersebut semakin melonjak dengan hadirnya kelas-kelas favorit pendukung.
Kategori Yamaha L300 Matic, Aerox, serta Endurance 1 Jam menyedot perhatian luar biasa dari para komunitas. Kelas endurance tersebut memamerkan secara langsung ketangguhan serta performa mesin Aerox Ultima di lintasan balap.
Penyelenggara mencatat lebih dari 311 starter tampil pada tiga kategori pendukung tersebut. Angka ini genap mengantarkan total peserta mencapai 542 starter sepanjang akhir pekan.
Atas capaian partisipasi yang membeludak, Johanes menyampaikan terima kasih mendalam kepada pemerintah kota, sponsor, dan pihak keamanan. Ia menyimpan harapan besar agar kompetisi ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga event ini menjadi agenda tetap dalam kalender olahraga Kota Padang,” kata Johanes penuh optimisme. Ia juga berharap gelaran rutin ini makin mengukuhkan posisi Padang sebagai tuan rumah ajang balap tingkat nasional.
Prosesi Penyerahan Trofi Mengakhiri Kesuksesan Balapan Resmi
Panitia menyempurnakan seremoni penutupan dengan prosesi penyerahan trofi kemenangan kepada para juara kelas Grand Final Expert. Para pebalap terbaik naik ke panggung kehormatan untuk menerima piala atas pencapaian luar biasa mereka.
Kehadiran sejumlah tokoh penting otomotif turut memperkuat kesuksesan gelaran balap akbar ini. Deputy Director Yamaha Jepang Mr. Sameshima San tampak hadir menyaksikan secara langsung jalannya balapan dari tribun utama.
Kadisops Lanud Sutan Sjahrir Letkol Lek Rianto Lismara dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari turut mendampingi jajaran tamu undangan. Selain itu, Manager Motorsport Yamaha Wahyu Rusmayadi dan Wakil Direktur CV Tjahaja Baru Edo F. Gani ikut meramaikan jajaran kehormatan.
Perwakilan Yamaha Racing serta pengurus IMI Sumatera Barat dan IMI Kota Padang juga hadir memberikan dukungan penuh hingga seremoni berakhir. Sinergi lintas instansi ini membuktikan kesiapan Padang menggelar event berskala nasional secara berkelanjutan.(ar)









