Pariaman, seriusnews.id – Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-IX Tingkat Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman Tahun 2026 resmi berakhir. Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menutup langsung perhelatan keagamaan ini di halaman Kantor Camat Pariaman Utara pada Minggu (12/7/2026). Seluruh rangkaian acara berjalan sukses dengan memunculkan nama-nama qari dan qariah terbaik dari berbagai desa.
Berdasarkan keputusan resmi dari Dewan Hakim, Desa Naras Hilir sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam gelaran MTQ Pariaman Utara 2026 ini. Mereka berhasil mengumpulkan total 106 poin setelah melewati persaingan ketat. Dominasi kontingen ini terlihat jelas sejak awal babak penyisihan hingga babak final di berbagai cabang perlombaan.
Naras Hilir Dominasi Perolehan Poin Juara Umum
Kemenangan mutlak Desa Naras Hilir terjadi berkat keberhasilan mereka dalam memborong berbagai gelar juara. Kafilah desa ini sukses membawa pulang delapan gelar Juara I dari berbagai kategori yang diperlombakan. Selain itu, mereka juga mengamankan tiga gelar Juara II, dua Juara III, serta satu gelar Juara Harapan I.
Sementara itu, persaingan sengit juga terjadi pada perebutan posisi papan atas di bawah sang juara umum. Desa Tungkal Selatan harus puas menempati peringkat kedua setelah mengumpulkan total 51 poin. Pada posisi ketiga, Desa Sikapak Timur menyusul dengan perolehan 41 poin hingga akhir kompetisi.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perhelatan ini. Ia memuji kerja keras panitia, dewan hakim, masyarakat, serta para peserta yang menjaga sportivitas. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci suksesnya pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tersebut.
Jadwal MTQ Kecamatan Lain Di Kota Pariaman
Mulyadi mengungkapkan bahwa Kecamatan Pariaman Utara menjadi wilayah kedua di Kota Pariaman yang telah menuntaskan seleksi tahun ini. Pemerintah daerah menargetkan seluruh kecamatan selesai menggelar seleksi dalam waktu dekat. Hal ini bertujuan agar persiapan menuju tingkat kota bisa berjalan lebih matang dan maksimal.
Pemerintah kota telah menyusun jadwal lanjutan untuk kecamatan lain yang belum melaksanakan kompetisi. Kecamatan Pariaman Selatan dan Kecamatan Pariaman Timur mendapatkan giliran berikutnya untuk menggelar kegiatan serupa. Pihak panitia menjadwalkan pelaksanaan MTQ di dua kecamatan tersebut rampung pada bulan ini.
Pemerintah daerah berharap para pemenang tidak cepat puas dengan hasil yang mereka raih saat ini. Mulyadi meminta para peserta terus mengasah kemampuan dan berlatih secara konsisten. Langkah tersebut penting agar mereka siap bersaing membawa nama kecamatan pada MTQ tingkat Kota Pariaman nanti.
Melahirkan Generasi Qurani Berakhlak Mulia Pariaman
Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa esensi utama MTQ bukan sekadar mencari pemenang kompetisi semata. Kegiatan tahunan ini memegang peran penting sebagai sarana syiar Islam di tengah masyarakat. Pemerintah ingin kegiatan ini memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial di Kota Pariaman.
Ajang ini juga mengemban misi besar untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat yang lebih mendalam terhadap Al-Qur’an. Pemerintah kota berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia di masa depan. Nilai-nilai luhur dalam Al-Qur’an diharapkan menjadi pedoman hidup sehari-hari bagi generasi muda.
Pariaman Utara kini bersiap mengirimkan delegasi terbaiknya ke tingkat kota setelah kompetisi ini berakhir. Pembinaan intensif akan menjadi fokus utama bagi para juara dalam beberapa waktu ke depan. Langkah ini menjadi strategi kecamatan untuk merebut prestasi tertinggi di tingkat yang lebih luas.(ar)









