Wali Kota Pariaman Yota Balad Perjuangkan Nasib Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad, melakukan audiensi dengan Dirjen GTKPG Kemendikdasmen, Nunuk Suryani.(poto: padangkita.com).

Wali Kota Pariaman Yota Balad, melakukan audiensi dengan Dirjen GTKPG Kemendikdasmen, Nunuk Suryani.(poto: padangkita.com).

Jakarta, seriusnews.id – Wali Kota Pariaman Yota Balad menemui Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, di Jakarta baru-baru ini. Pertemuan strategis ini bertujuan membahas berbagai persoalan krusial terkait pengelolaan tenaga pendidik.

Pemerintah Kota Pariaman membawa aspirasi langsung ke pemerintah pusat demi memperjuangkan kebutuhan pendidikan di daerah. Langkah ini sangat penting untuk memastikan peningkatan kualitas layanan pendidikan berjalan maksimal.

Pemko Pariaman Perjuangkan Solusi Kekurangan Guru Daerah

Yota Balad memaparkan kondisi nyata mengenai kekurangan guru yang melanda berbagai sekolah saat ini. Kondisi tersebut semakin sulit karena aturan pusat melarang pemerintah daerah mengangkat guru honorer baru.

Di sisi lain, mekanisme rekrutmen Aparatur Sipil Negara belum mampu mencukupi kuota kebutuhan sekolah. Keterbatasan ruang gerak regulasi ini menghambat pemenuhan tenaga pendidik di lapangan secara cepat.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Yota Balad Gagas Konsep Edutourism di Forum ASEAN

Pemerintah daerah berharap kementerian terkait segera melahirkan regulasi baru yang berpihak pada kebutuhan wilayah. Kebijakan yang tepat menggaransi mutu proses belajar mengajar tetap terjaga dengan baik.

Ketimpangan Distribusi Pendidik Menjadi Evaluasi Pusat

Persoalan lain yang mencuat dalam audiensi tersebut adalah masalah pemerataan penempatan guru di sekolah. Pemko Pariaman menemukan ketimpangan di mana beberapa sekolah kelebihan pengajar mata pelajaran tertentu.

Sementara itu, sekolah lain justru mengalami kekosongan guru untuk bidang studi yang sama. Masalah penataan ini memerlukan koordinasi yang matang agar kualitas pendidikan menjadi lebih setara.

Selain pemerataan, keberadaan Guru Pendamping Khusus juga menjadi kebutuhan yang sangat mendesak sekarang. Kebutuhan ini melonjak seiring bertambahnya jumlah anak berkebutuhan khusus di sekolah-sekolah reguler.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Ajak Warga Perangi Narkoba Lewat Jalan Santai HAN 2026

Kemendikdasmen Siapkan Langkah Nyata Penataan Guru Nasional

Profesor Nunuk Suryani memberikan apresiasi tinggi atas komitmen besar Pemko Pariaman terhadap dunia pendidikan. Dirjen GTKPG menegaskan semua masukan daerah akan menjadi bahan evaluasi perumusan kebijakan nasional.

Pemerintah pusat terus merumuskan langkah taktis demi meningkatkan mutu pengelolaan tenaga kependidikan. Upaya tersebut mencakup penataan kebutuhan, pemerataan distribusi, hingga penguatan layanan pendidikan yang berkeadilan.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan kolaboratif ini memperkuat sinergi kedua belah pihak. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pariaman, Hertati Taher, turut mendampingi wali kota.

Usai audiensi, Yota Balad menyatakan optimisme tinggi bahwa komunikasi ini menghasilkan jalan keluar terbaik. Pihaknya berkomitmen terus memperjuangkan hak anak-anak Pariaman untuk mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas.(ar)

Berita Terkait

Pemko Pariaman Pacu Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026
Wali Kota Pariaman Usul Tambahan Bantuan Revitalisasi Sekolah ke Kemendikdasmen
Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Kampus Universitas Andalas di Sijunjung
Gubernur Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi
Mahasiswa KKN Universitas Ekasakti 2026 Harus Jadi Agen Perubahan di Masyarakat
Pemko Pariaman Ajukan Revitalisasi Sekolah dan Pembangunan TK Negeri Baru ke Kemendikdasmen
Ajukan Rp9,3 Miliar, Pemko Pariaman Usulkan Pembangunan Gedung ULD Baru ke Kemendikdasmen
Atasi Kendala Biaya Kuliah, Pemko Pariaman Gandeng Vokasi UI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:00 WIB

Pemko Pariaman Pacu Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB

Wali Kota Pariaman Usul Tambahan Bantuan Revitalisasi Sekolah ke Kemendikdasmen

Senin, 20 Juli 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Kampus Universitas Andalas di Sijunjung

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad Perjuangkan Nasib Guru

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi

Berita Terbaru

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau progres rehab sekolah melalui program bantuan dari Kemendikdasmen. (poto: padangkita.com)

Pendidikan

Pemko Pariaman Pacu Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:00 WIB