Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang menyelenggarakan program nikah massal kota padang jilid dua di Masjid Agung Nurul Iman pada Kamis (27/8/2026). Kolaborasi Pemko Padang dan Kemenag ini memfasilitasi 21 pasangan pengantin untuk menikah secara sah.
Kegiatan sosial ini sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, pemerintah daerah mendedikasikan momen bahagia tersebut untuk memperingati Hari Jadi Kota Padang ke-357.
Sejumlah pejabat daerah menghadiri langsung prosesi ijab kabul yang berlangsung khidmat tersebut. Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Feri Mulyani Hamid, hadir mewakili Wali Kota Padang.
Jajaran tamu undangan juga menghadirkan Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sumbar Yosef Chairul dan Kepala Kemenag Kota Padang Yasril. Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Padang Sari Rusfa turut menyaksikan acara.
Feri Mulyani Hamid memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama lintas instansi dalam memfasilitasi kebutuhan warga. Ia menegaskan bahwa sinergi ini memberikan kepastian legalitas hukum negara dan pandangan agama bagi para pengantin.
Menurut Feri, kegiatan fasilitasi Kemenag ini tidak sekadar menggelar prosesi akad nikah semata. Pemerintah bersama instansi terkait mewujudkan kepedulian nyata untuk membantu masyarakat membangun keluarga sakinah, harmonis, dan penuh keberkahan.
Pemko Padang Integrasikan Layanan Dokumen Kependudukan Secara Langsung
Seluruh pasangan pengantin telah menjalani serangkaian tahapan verifikasi administratif serta pemeriksaan medis yang ketat. Petugas kesehatan memeriksa syarat usia, kelengkapan domisili Kota Padang, penapisan kesehatan, hingga memberikan edukasi pra-nikah di puskesmas.
Pemerintah Kota Padang juga mengintegrasikan layanan dokumen kependudukan secara langsung di tempat acara. Petugas Disdukcapil menyerahkan Kartu Keluarga baru yang memuat status pernikahan resmi kepada pasangan suami dan istri.
Feri berpesan agar para pengantin baru senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga hingga akhir hayat. Ia meminta para suami menyayangi istri dan para istri menghormati suami sebagaimana mereka ingin diperlakukan.
Ia juga mengimbau setiap pasangan untuk membimbing generasi penerus melalui program keagamaan unggulan daerah. Pemerintah daerah memfasilitasi pembentukan karakter anak melalui program Smart Surau dan Subuh Mubarakah.
Jumlah Pasangan Pengantin Meningkat Dibandingkan Dengan Tahun Sebelumnya
Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sumbar Yosef Chairul menyambut positif peningkatan jumlah peserta tahun ini. Antusiasme masyarakat Kota Padang untuk mengikuti program nikah massal menunjukkan grafik peningkatan yang sangat baik.
Pihaknya mencatat sebanyak 22 pasang calon pengantin mendaftar pada pelaksanaan tahun kedua ini. Namun, sebanyak 21 pasangan berhasil melangsungkan akad nikah karena satu pasangan terpaksa absen akibat sakit.
Angka peserta tersebut mengalami kenaikan signifikan jika membandingkannya dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, program sosial ini hanya memfasilitasi sebanyak 14 pasangan pengantin.
Penyelenggaraan kegiatan ini membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin hak administratif dasar warga negara. Melalui program ini, masyarakat memperoleh kepastian hukum untuk membina rumah tangga yang bahagia dan sah.(ar)









