Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga alat berat diterjunkan atasi pendangkalan sungai dan irigasi jebol di Lubuk Kilangan Padang.(poto: padangkita.com).

Tiga alat berat diterjunkan atasi pendangkalan sungai dan irigasi jebol di Lubuk Kilangan Padang.(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, memicu kerusakan fatal pada sejumlah infrastruktur publik. Pemerintah setempat langsung mengambil langkah cepat melalui program normalisasi sungai Lubuk Kilangan demi memulihkan alur air yang tersumbat.

Dampak cuaca ekstrem tersebut tidak hanya merobohkan struktur bangunan tua eks SDN 19 Baringin. Bencana ini juga menyebabkan pendangkalan hebat serta merusak jaringan irigasi vital yang menjadi tumpuan warga.

Penanganan Cepat Irigasi Rusak Dampak Hujan Deras

Jaringan irigasi tersebut selama ini mengalirkan air ke hamparan sawah dan kolam perikanan produktif milik warga. Area terdampak membentang luas mulai dari kawasan Batu Gadang, Lubuk Sarik, Padang Besi, Baringin, hingga Tarantang.

Kerusakan alur air ini mengancam keberlangsungan mata pencaharian utama masyarakat di lima wilayah tersebut. Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan bergerak proaktif menjalin koordinasi lintas sektor guna mencegah kelumpuhan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang Jadi Wisata Edukasi Sejarah yang Kian Diminati

Pihak kecamatan merajut kolaborasi taktis bersama Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatra Barat. Langkah ini juga memperkuat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang untuk memimpin pengerjaan di lapangan.

Petugas gabungan langsung menerjunkan tiga unit alat berat jenis ekskavator ke titik-titik lokasi yang rawan. Pengerahan armada mekanis ini bertujuan mempercepat proses pengerukan material lumpur yang mengendap di dasar sungai.

Dinas PSDA Provinsi Sumatra Barat mengerahkan dua unit ekskavator untuk membongkar sumbatan material padat. Sementara itu, Dinas PU Kota Padang menambah satu unit alat berat untuk memperkuat armada pengerukan.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Dalam Mitigasi Bencana

Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska Usman, menegaskan pentingnya kecepatan dalam menangani krisis infrastruktur ini. Kecepatan tindakan di lapangan tercipta berkat soliditas antara jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat setempat.

Pihak kecamatan terus menggalang koordinasi rapat bersama pengurus RT, RW, LPM, serta tokoh masyarakat. Seluruh elemen warga ikut bergotong royong mengawal proses pengerukan aliran sungai hingga selesai.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat

Nurul menyebutkan sinergi antara Pemko Padang, Pemprov Sumbar, dan warga menjadi kunci utama pemulihan kawasan. Kerja sama erat ini memastikan fungsi jaringan irigasi pertanian dan perikanan dapat kembali beroperasi normal.

Intervensi infrastruktur secara sigap ini berfungsi sebagai langkah mitigasi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir. Selain itu, pengerukan ini menjadi jaminan bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat pemanfaat irigasi.

Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan menargetkan pengerjaan pengerukan sedimentasi lumpur ini dapat tuntas dalam waktu singkat. Pengawasan ketat terus berjalan agar debit air sungai segera kembali pada kondisi normal.

Kembalinya fungsi alur sungai diproyeksikan bakal memulihkan pasokan air ke area pertanian warga. Masyarakat kini dapat kembali menjalankan roda perekonomian mereka secara aman dan nyaman.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB