Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus mendorong penguatan peran UKS Kota Padang guna melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Langkah strategis ini mengemuka dalam ajang Focus Group Discussion (FGD) Tim Pelaksana UKS/M yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan penting ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh sekaligus wadah merumuskan program kesehatan sekolah yang lebih progresif. Pemerintah daerah berkomitmen membenahi fasilitas maupun program kesehatan di seluruh jenjang pendidikan secara berkelanjutan.
Evaluasi Program Kesehatan Sekolah Secara Menyeluruh dan Terarah
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesra Setdako Padang, Zul Asfi Lubis, membuka acara tersebut secara resmi mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran. Sebanyak 140 peserta hadir memadati lokasi, meliputi para kepala sekolah serta pengurus Tim Pelaksana UKS/M dari tingkat TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs.
Dalam arahannya, Zul Asfi menegaskan bahwa program UKS/M memegang peranan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta pembinaan lingkungan belajar. Sekolah harus mampu menanamkan budaya hidup bersih dan menciptakan ekosistem pendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Membangun Kolaborasi Lintas Sektor Demi Kemerataan Pelayanan
Meski demikian, Zul Asfi menguraikan sejumlah kendala nyata yang masih terjadi dalam pelaksanaan program di lapangan. Ia membeberkan bahwa operasional UKS/M di sebagian sekolah masih tergolong pasif dan sekadar papan nama.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh pengurus UKS/M di tingkat kecamatan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi secara aktif. Pertukaran ide serta kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama agar kualitas layanan kesehatan pelajar dapat menjangkau seluruh wilayah.
Menciptakan Inovasi Program Kesehatan Sekolah Menuju Smart City
Zul Asfi mengajak seluruh peserta untuk membangkitkan kembali semangat pelayanan demi masa depan anak-anak di Kota Padang. Ia menuntut lahirnya gagasan kreatif serta terobosan nyata agar program kerja tidak terjebak dalam rutinitas formalitas belaka.
Sementara itu, Ketua Panitia FGD, Ernita, menjelaskan bahwa forum ini menyelaraskan program kesehatan dengan arah pembangunan daerah. Diskusi kelompok ini mengusung tema “Optimalisasi UKS/M Dalam Mewujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Berkarakter Menuju Kota Padang Sebagai Kota Pintar (Smart City)”.
Untuk mempertajam hasil rumusan kerja, panitia menghadirkan deretan narasumber ahli dari berbagai instansi terkait. Para pemateri berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Bagian Kesra Setdako Padang, Tim Pembina UKS, serta Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan langsung di sekolah-sekolah. Pemerintah Kota Padang optimistis langkah terpadu ini mampu menyiapkan generasi penerus yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.(ar)









