Padang, seriusnews.id – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang memperkuat Clinical Trial Tenacity Padang melalui penyelenggaraan Site Initiation Visit (SIV) pada Senin (14/9/2026). Oleh karena itu, langkah strategis ini menguji efektivitas obat Tenecteplase guna mendukung inovasi medis berskala global.
Sementara itu, pertemuan di Ruang Rapat Direksi ini menandai kesiapan teknis sebelum riset medis internasional dimulai. Selain itu, perusahaan farmasi Boehringer Ingelheim mensponsori uji klinis ini dengan menggandeng lembaga riset klinis IQVIA.
Persiapan Matang Uji Klinis Obat Tenecteplase Padang
Selanjutnya, tim peneliti membedah seluruh protokol riset dan alur pelayanan pasien dalam forum pembekalan ini. Di samping itu, pembagian peran antarpeneliti menjadi poin utama demi kelancaran seluruh tahapan uji klinis.
Sebab itu, keselamatan subjek penelitian menjadi prioritas utama selama uji klinis berlangsung. Kemudian, evaluasi kesiapan fasilitas penunjang medis dan strategi rekrutmen pasien juga mendapat perhatian serius.
Sinergi Tim Peneliti Kesehatan RS M. Djamil
Bahkan, Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes., menyambut positif agenda internasional ini. Pasalnya, penelitian klinis memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat edukasi medis terdepan.
Dengan demikian, pengembangan ilmu pengetahuan berbasis bukti menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Selain itu, pihaknya berkomitmen menegakkan kepatuhan terhadap standar etika dan mutu penelitian medis.
Oleh sebab itu, sinergi harmonis antarpeneliti dan tenaga kesehatan lapangan menjadi kunci sukses pelaksanaan riset. Hasilnya, kerja sama ini diharapkan membawa dampak nyata bagi kemajuan dunia kedokteran Indonesia.
Di samping itu, Direktur Medik dan Keperawatan RS M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), turut memimpin agenda strategis ini. Begitu pula dengan Ketua Clinical Research Unit (CRU), dr. Zulda Musyarifah, Sp.PA, Subsp. HLE (K), FIAC, IFCAP, yang mengawal langsung diskusi tersebut.
Selanjutnya, jajaran Dewan Direksi serta jajaran manajer pelayanan medik dan penunjang mengikuti seluruh rangkaian sesi. Selain itu, Kepala Instalasi Humas, Rekam Medis, dan SIM-RS turut memantapkan kesiapan operasional tim.
Akhirnya, pelaksanaan SIV yang berjalan lancar ini makin mengukuhkan komitmen rumah sakit rujukan nasional tersebut. Pada akhirnya, RS M. Djamil terus membangun ekosistem riset terintegrasi yang senantiasa mengedepankan keselamatan pasien.(ar)









