Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman terus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha rajutan rumah tangga bagi kalangan perempuan. Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi secara langsung mengajak para ibu rumah tangga memanfaatkan keahlian merajut sebagai peluang bisnis baru.
Langkah strategis tersebut terwujud saat Mulyadi membuka agenda pelatihan di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Pariaman pada Senin (20/7/2026). Hasilnya, sebanyak 24 peserta mengikuti kegiatan pembekalan keterampilan merajut itu dengan penuh antusias.
Program Unggulan Pemko Pariaman Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
Selanjutnya, kegiatan pelatihan merajut ini merupakan wujud nyata implementasi program unggulan Pemko Pariaman bernama Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga. Pemerintah daerah sengaja merancang program tersebut guna memicu lahirnya berbagai unit usaha produktif di tingkat keluarga.
Mulyadi menjelaskan bahwa keberadaan industri rumahan sanggup menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman. Oleh sebab itu, ia ingin setiap rumah tangga memiliki kegiatan bernilai ekonomi yang sanggup memberikan penghasilan tambahan secara konsisten.
Melalui pembekalan ini, para peserta dapat menyerap teknik dasar hingga pembuatan produk rajutan yang berdaya saing tinggi. Selain itu, keterampilan yang memadai akan membantu perajin lokal menghasilkan barang bernilai jual tinggi di pasaran.
Pemerintah Kota Pariaman meyakini bahwa sentuhan kreativitas ibu rumah tangga sanggup mengubah benang rajut menjadi produk fashion berkualitas. Bahkan, hasil karya tersebut kelak mampu bersaing dengan produk kerajinan dari daerah lain.
Wakil Wali Kota Minta Peserta Tekuni Keterampilan Merajut
Mulyadi mengimbau seluruh peserta agar menyerap ilmu pelatihan ini dengan penuh kesungguhan. Selain itu, ia berharap para ibu rumah tangga tidak berhenti belajar setelah kegiatan pembekalan ini selesai.
Maka dari itu, peserta harus mampu mengembangkan keterampilan dasar merajut menjadi sebuah ekosistem usaha yang berkelanjutan. Sebab, ketekunan para perajin akan menjadi kunci utama dalam membangun bisnis rumahan yang tangguh.
Di samping memberikan nilai tambah ekonomi, aktivitas merajut juga membuka peluang kerja baru di lingkungan sekitar. Dengan demikian, para ibu rumah tangga dapat saling bekerja sama membangun kelompok usaha bersama di tingkat kelurahan.
Mulyadi menegaskan komitmen Pemko Pariaman untuk terus mendampingi warga yang ingin memulai usaha mandiri. Sebab, pemerintah selalu siap memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha pemula dalam mengembangkan potensi diri mereka.
Disperindagkop Siapkan Ruang Promosi Dan Bazar UMKM Pariaman
Guna mendukung keberlanjutan bisnis peserta, Mulyadi memerintahkan Disperindagkop UKM Kota Pariaman menyiapkan saluran pemasaran yang efektif. Dengan kata lain, dinas terkait wajib memberikan ruang promosi khusus bagi karya-karya rajutan hasil pelatihan tersebut.
Nantinya, pemerintah daerah akan melibatkan produk perajin baru ini dalam berbagai agenda bazar UMKM tahunan. Strategi penataan pasar ini bertujuan memperkenalkan hasil karya lokal kepada masyarakat luas secara langsung.
Tentu saja, langkah promosi yang masif memegang peranan sangat penting bagi perkembangan para pelaku usaha baru. Sebab, akses pasar yang terbuka lebar akan memudahkan perajin menjangkau calon pembeli potensial.
Akhirnya, ia berharap Disperindagkop UKM Kota Pariaman terus menggelar pelatihan sejenis secara berkala dan berkesinambungan. Karena program berkelanjutan ini siap melahirkan lebih banyak wirausahawan baru di seluruh wilayah Pariaman.
Melalui konsistensi pelatihan dan pendampingan, perekonomian keluarga di Kota Pariaman pasti akan tumbuh makin kuat. Pada akhirnya, sektor industri rumah tangga siap menjadi roda penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.(ar)









