Jangan Anggap Sepele! Ini Penyebab Kendaraan Mogok di Perlintasan Kereta

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesin mendadak mati dan roda tersangkut menjadi sebagian alasan kendaraan bisa tiba-tiba mogok di perlintasan kereta. (CNN Indonesia/Lina Itafiana)

Mesin mendadak mati dan roda tersangkut menjadi sebagian alasan kendaraan bisa tiba-tiba mogok di perlintasan kereta. (CNN Indonesia/Lina Itafiana)

Jakarta, seriusnews.id-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sedikitnya 40 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang sepanjang 2026. Beberapa insiden terjadi karena kendaraan tiba-tiba mogok saat melintasi rel kereta.

Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal.

Kendaraan Tiba-Tiba Mogok di Rel

Kemenhub menjelaskan beberapa penyebab kendaraan berhenti di perlintasan kereta, di antaranya:

  • Mesin mobil tiba-tiba mati saat melintas rel
  • Roda motor tersangkut karena membawa beban berat
  • Gangguan mesin saat kendaraan berada di tengah rel
  • Truk lowdeck tersangkut akibat perbedaan ketinggian jalan dan rel

Lebih Banyak Terjadi di Perlintasan Tanpa Palang

Dari total kasus, 57,5 persen terjadi di perlintasan tanpa palang pintu. Sementara itu, 42,5 persen lainnya terjadi di perlintasan berpalang.

Baca Juga :  PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik

Penyebab kecelakaan juga beragam:

  • 34 kasus karena pengendara menerobos
  • 4 kasus karena kendaraan mogok
  • 3 kasus karena keterlambatan palang pintu menutup

Akibatnya cukup serius. Kecelakaan ini menimbulkan korban jiwa, luka berat, dan luka ringan dengan jumlah signifikan.

Penyebab Mesin Mobil Bisa Mati di Rel

Sejumlah pihak menjelaskan faktor teknis yang bisa memicu mesin mobil mati saat melintas rel kereta. Salah satunya berkaitan dengan medan elektromagnetik di sekitar jalur rel.

Rel kereta yang memiliki sistem kelistrikan dapat menghasilkan emisi elektromagnetik. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat mengganggu sistem kelistrikan kendaraan.

Saat sistem elektronik seperti ECU terganggu, mesin mobil bisa mati mendadak di atas rel.

Baca Juga :  Vespa Anniversary 80 Tahun Rilis di Indonesia, Tampil Mewah dan Ikonik

Faktor Kereta dan Faktor Manusia

Pihak lain juga menyebut medan magnet dari lokomotif dapat memengaruhi sistem kendaraan dalam radius tertentu. Kondisi ini membuat petugas sering menutup palang pintu lebih awal sebagai langkah antisipasi.

Selain faktor teknis, faktor manusia juga berperan besar. Pengendara yang panik sering tidak bisa mengontrol kopling, gas, atau transmisi, terutama pada mobil manual. Akibatnya, mesin bisa mati di tengah rel.

Kendaraan mogok di perlintasan kereta terjadi karena kombinasi faktor teknis, kondisi jalan, dan kesalahan manusia. Situasi ini sangat berbahaya, sehingga pengendara perlu lebih waspada saat melintasi rel kereta api. (nr*)

Berita Terkait

Yamaha Cup Race Padang 2026 Sukses Sedot Ratusan Pembalap
Biaya Kepemilikan Hyundai Stargazer Selama Empat Tahun Terbukti Ramah Kantong
PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik
Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun
Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru
Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya
KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Yamaha Cup Race Padang 2026 Sukses Sedot Ratusan Pembalap

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:00 WIB

Biaya Kepemilikan Hyundai Stargazer Selama Empat Tahun Terbukti Ramah Kantong

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:39 WIB

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB