Sumatera Barat, seriusnews.id – PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kenaikan signifikan jumlah penumpang selama libur peringatan Maulid Nabi Muhammad. Masyarakat memanfaatkan layanan kereta api Sumbar secara maksimal untuk mendukung mobilitas harian mereka di berbagai kawasan regional.
Moda transportasi massal ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk bersilaturahmi maupun berwisata ke berbagai destinasi lokal. Petugas mencatat total layanan mencapai 8.181 pelanggan dalam sehari dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 7.792 kursi.
Angka keterisian yang mencapai 105 persen tersebut membuktikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi rel semakin tinggi. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menegaskan bahwa capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan aman dan tepat waktu.
KA Pariaman Ekspres Jadi Pilihan Utama Masyarakat Sumbar
Kereta Api Pariaman Ekspres rute Pauh Lima menuju Naras mendominasi volume penumpang terbanyak sepanjang momentum liburan keagamaan ini. Petugas mencatat kereta api ini melayani 5.296 pelanggan atau mencapai 125 persen dari total kapasitas 4.240 tempat duduk.
Persentase keterisian yang melebihi angka seratus persen ini terjadi karena perhitungan akumulasi penumpang dinamis di berbagai stasiun lintasan. Penumpang naik dan turun secara bergantian di stasiun yang berbeda sepanjang jam operasional perjalanan harian.
Sementara itu KA Minangkabau Ekspres sukses mengangkut 1.468 pelanggan yang bepergian menuju pusat kota maupun bandara internasional. KA Lembah Anai juga menyumbang angka signifikan dengan melayani sebanyak 1.417 penumpang pada hari yang sama.
Stasiun Padang Mencatat Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang Tertinggi
Stasiun Padang mengukuhkan posisi sebagai titik pusat pergerakan masyarakat dengan melayani keberangkatan sebanyak 2.330 pelanggan secara keseluruhan. Menyusul di posisi kedua, Stasiun Pariaman memberangkatkan 1.334 penumpang yang menikmati masa liburan bersama keluarga.
Adapun Stasiun Bandara Internasional Minangkabau mencatat angka keberangkatan sebanyak 721 penumpang selama momentum libur keagamaan ini. Selanjutnya, area Stasiun Air Tawar memberangkatkan 678 pelanggan dan Stasiun Lubuk Alung melayani keberangkatan 445 penumpang.
Data kedatangan juga menunjukkan pola searah dengan Stasiun Padang menerima kunjungan kedatangan sebanyak 2.242 pelanggan. Sementara itu, Stasiun Pariaman mencatat kedatangan 1.441 penumpang yang hendak menikmati kawasan pesisir pantai serta kuliner daerah.
Layanan Kereta Api Mendukung Aktivitas Harian dan Wisata
Area Stasiun Air Tawar menyambut kedatangan 995 pelanggan yang beraktivitas di sekitar wilayah perguruan tinggi dan pusat Kota Padang. Di sisi lain, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau menerima 664 kedatangan penumpang sementara Stasiun Lubuk Alung mencatat 423 kedatangan.
Sebaran data ini membuktikan bahwa masyarakat memanfaatkan kereta api untuk berbagai kebutuhan perjalanan harian maupun kegiatan wisata. Kereta api memegang peranan vital dalam menghubungkan pusat perekonomian, pemukiman, kawasan wisata, hingga simpul transportasi udara.
Pola pergerakan penumpang harian menuntut penyediaan layanan yang tepat waktu serta kemudahan akses ke berbagai pusat kegiatan. KAI Divre II Sumbar berhasil menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Sumatera Barat melalui penyediaan moda transportasi yang sangat andal.(ar)









