Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan teknis pada fasilitas Accelerator 2 ini resmi bermula pada Selasa (8/9/2026).(poto: padangkita.com).

Pekerjaan teknis pada fasilitas Accelerator 2 ini resmi bermula pada Selasa (8/9/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Perumda Air Minum Padang terus mempercepat pemulihan infrastruktur sistem penyediaan air bersih untuk masyarakat luas. Langkah strategis ini berlanjut ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun setelah fasilitas Accelerator 1 selesai beroperasi.

Pekerjaan teknis pada fasilitas Accelerator 2 ini resmi bermula pada Selasa (8/9/2026). Pihak manajemen mengeksekusi proyek tanggap darurat infrastruktur ini bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan PT Hutama Karya.

Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang, Afrizal Kuning, mengawasi langsung proses teknis di lapangan. Ia memastikan seluruh tim bekerja maksimal demi menjaga keandalan suplai air bersih di ibu kota Sumatera Barat.

Kepala Hubungan Masyarakat Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menyampaikan penjelasan resmi terkait estimasi waktu pengerjaan. Pihaknya memproyeksikan proses perbaikan fasilitas penunjang ini membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.

Baca Juga :  Pelajar Bolos di Padang Terjaring Patroli Trantib Lubuk Kilangan

Perbaikan Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun Berdampak Pada Suplai Air Pelanggan

Pekerjaan fisik dan penyesuaian sistem distribusi ini berdampak langsung pada debit air ke rumah warga. Aliran air ke sejumlah wilayah pelanggan bakal mengalami pemadaman atau penyusutan sementara waktu.

Potensi gangguan pasokan air pada rentang pagi hingga siang hari menyasar belasan titik pemukiman. Wilayah terdampak meliputi Batang Kapur, Taman Siswa, kawasan GOR, Alai Belakang Pasar, Kampung KB, Perjuangan, Sumatera, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Alang Laweh, dan area sekitarnya.

Sementara itu, warga di kawasan Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Ampang, Belanti, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam, dan area terdekat lainnya berpotensi mengalami penurunan debit air pada malam hari.

Adapun kawasan Purus, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih, Rohana Kudus, serta Parak Salai akan merasakan gangguan distribusi air secara fluktuatif sepanjang siang dan malam.

Baca Juga :  Atasi Pengangguran, Pemko Padang Genjot Pelatihan Vokasi

Layanan Armada Mobil Tangki Disiagakan Demi Membantu Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama masa pembenahan fasilitas ini. Pihaknya mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk segera menampung air bersih secukupnya.

Guna meminimalisasi krisis air di tingkat rumah tangga, perusahaan menyiagakan armada bantuan tanggap darurat. Petugas siap mendistribusikan air bersih menggunakan unit mobil tangki langsung ke pemukiman warga.

Pelanggan yang membutuhkan suplai air emergency dapat menghubungi pusat layanan resmi di nomor 1500030. Masyarakat juga bisa mengirimkan pesan WhatsApp ke 0811669123 atau mengakses akun Instagram @perumdampadang.(ar)

Berita Terkait

Polda Sumbar Pastikan Urus Surat Kehilangan Gratis
DLH Kerahkan Ratusan Petugas Bersihkan Pasar Raya Padang
Bocah Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia
Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Polda Sumbar Pastikan Urus Surat Kehilangan Gratis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:53 WIB

DLH Kerahkan Ratusan Petugas Bersihkan Pasar Raya Padang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Bocah Hilang di Padang Pariaman Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB