Padang, seriusnews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, menggelar kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 di Kelurahan Gurun Laweh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Jumat (4/9/2026). Langkah jemput bola ini menyasar langsung kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pertemuan yang berlangsung di Musala Nurul Zikilah tersebut membuka wadah diskusi terbuka antara pihak legislatif dan konstituen. Oleh karena itu, ratusan warga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan daerah.
+-----------------------------------------------------------------------------------+
| RINGKASAN AGENDA RESES |
+--------------------------+--------------------------------------------------------+
| Tanggal & Lokasi | Jumat, 4 September 2026 di Musala Nurul Zikilah |
| Pemimpin Kegiatan | Jupri (Wakil Ketua DPRD Kota Padang) |
| Perwakilan Pemerintah | Liswin (Kasi PM Kec. Lubuk Begalung), Vebrinanda (Lurah)|
| Tokoh Masyarakat Hadir | Hj. Farida, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Karang Taruna|
| Fokus Aspirasi | Pembangunan infrastruktur dan problematika sosial |
+--------------------------+--------------------------------------------------------+
Kehadiran Berbagai Elemen Warga Sambut Reses Jupri
Antusiasme warga Gurun Laweh Nan XX terlihat jelas dari padatnya ruang Musala Nurul Zikilah sejak siang hari. Selain itu, berbagai jajaran tokoh lokal menghadiri forum serap aspirasi tersebut secara proaktif.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lubuk Begalung Liswin hadir mewakili camat setempat bersama Lurah Gurun Laweh Vebrinanda. Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Gurun Laweh Hj. Farida memimpin rombongan ibu-ibu pengajian dalam pertemuan ini.
Barisan pemuda Karang Taruna bersama tokoh adat niniak mamak turut menyampaikan pandangan mereka mengenai kebutuhan wilayah. Kemudian, pengurus Musala Nurul Zikilah bertindak selaku tuan rumah yang memfasilitasi jalannya dialog interaktif.
Kehadiran unsur Bundo Kanduang semakin memperkuat legitimasi forum reses sebagai wadah perwakilan suara warga. Bahkan, perwakilan dari tiap elemen bergantian memaparkan persoalan yang muncul di lingkungan mereka.
Komitmen Jupri Kawal Pembangunan Daerah Gurun Laweh
Jupri menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional setiap wakil rakyat untuk kembali ke daerah pemilihan. Menurutnya, tatap muka secara langsung efektif membuka tabir persoalan warga yang belum tersentuh program pemerintah.
Politisi ini berjanji mencatat seluruh masukan warga guna membawa aspirasi tersebut ke meja pembahasan parlemen Kota Padang. Selanjutnya, pihaknya akan mengklasifikasikan usulan berdasarkan tingkat urgensi serta ketersediaan anggaran daerah.
“Reses ini adalah kesempatan kita untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah,” kata Jupri di hadapan warga.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam mengawal setiap program pembangunan di daerah. Sebab, kolaborasi aktif dari warga menjadi kunci utama agar hasil pembangunan berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Masyarakat Gurun Laweh Nan XX kini menggantungkan harapan besar pada jembatan komunikasi yang terbangun bersama DPRD Kota Padang. Pada akhirnya, hasil reses ini akan masuk ke dalam tahap evaluasi sebelum menyatu dengan program kerja Pemko Padang.(ar)









