Padang, seriusnews.id – Tim Trantib Kecamatan Lubuk Kilangan bersama Dubalang Kota dan personel BKO Satpol PP menjaring tujuh orang siswa yang sedang asyik nongkrong di sebuah warung. Petugas mengamankan para pelajar bolos di Padang tersebut saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung, Jumat (17/7/2026).
Aparat penegak perda menggelar operasi rutin ini di kawasan Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Petugas langsung membawa seluruh siswa yang terjaring ke Kantor Camat Lubuk Kilangan untuk menjalani proses pendataan.
Petugas Gabungan Amankan Tujuh Pelajar Di Warung
Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Kilangan, Yusdi, membenarkan adanya penertiban terhadap sekelompok siswa tersebut. Pihaknya mendapati para pelajar sedang berada di luar lingkungan sekolah tanpa mengantongi surat izin atau alasan yang jelas.
“Kami mengamankan tujuh pelajar yang berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung tanpa alasan jelas,” ujar Yusdi saat memberikan keterangan pers. Petugas kemudian mengumpulkan para siswa di aula kantor kecamatan guna mendapatkan pembinaan awal.
Pihak Sekolah Jemput Siswa Ke Kantor Camat
Setelah menyelesaikan proses pendataan, pihak kecamatan langsung membangun komunikasi dengan sekolah masing-masing siswa. Langkah ini bertujuan agar pihak guru mengetahui perilaku anak didiknya yang meninggalkan jam pelajaran formal.
“Kami menghubungi pihak sekolah untuk menjemput para pelajar di kantor camat,” kata Yusdi menambahkan. Petugas juga meminta guru bimbingan konseling hadir agar penyerahan siswa berjalan secara resmi dan tercatat.
Yusdi menjelaskan bahwa operasi penertiban ini merupakan komitmen wilayah untuk mengawasi aktivitas generasi muda. Pihak kecamatan tidak ingin para siswa meninggalkan kegiatan belajar mengajar tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen Bersama Meningkatkan Disiplin Siswa Di Padang
Pihak sekolah merespons cepat panggilan dari pihak Kecamatan Lubuk Kilangan tersebut. Perwakilan guru langsung datang ke lokasi untuk menjemput dan membawa pulang para siswa ke sekolah.
Guru-guru tersebut juga menyatakan komitmen kuat mereka untuk melakukan pembinaan intensif secara internal. Langkah tegas ini mereka ambil agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan.
Patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya berkala dalam menjaga ketertiban umum di wilayah Kota Padang. Kehadiran Trantib, Dubalang Kota, dan Satpol PP sekaligus berfungsi untuk meningkatkan kedisiplinan para remaja.
Melalui agenda rutin tersebut, pemerintah setempat berharap para pelajar bisa lebih fokus mengikuti proses belajar mengajar. Petugas juga mengimbau pemilik warung agar tidak memfasilitasi anak sekolah nongkrong saat jam belajar.(ar)









