Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Agam Capai Lebih dari 50 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Andri meninjau revitalisasi SD terdampak bencana.( poto : ANTARA)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Andri meninjau revitalisasi SD terdampak bencana.( poto : ANTARA)

Kabupaten Agam, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat revitalisasi sekolah terdampak bencana akibat hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

Hingga pertengahan pelaksanaan, progres pembangunan di beberapa sekolah sudah menembus lebih dari 50 persen dan pemerintah terus mengawalnya agar selesai sesuai jadwal.

Program ini berjalan melalui bantuan pemerintah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pemerintah daerah memperkuat pengawasan agar pelaksanaan proyek tetap memenuhi target dan standar pekerjaan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam Andri bersama Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Agam Fadli dan fasilitator Kemendikdasmen Reyhan Alfandra meninjau langsung lokasi revitalisasi sejumlah sekolah dasar. Tim melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Andri menyampaikan hasil pemantauan menunjukkan perkembangan yang positif. Tujuh sekolah penerima bantuan sudah mencatat progres fisik di atas 50 persen.

“Alhamdulillah, hasil monitoring menunjukkan progres pekerjaan berjalan cukup baik. Dari sekolah yang mendapat bantuan revitalisasi akibat terdampak bencana, tujuh sekolah sudah mencapai progres di atas 50 persen,” kata Andri.

Tujuh Sekolah Sudah Melewati Tahap 50 Persen

Tujuh sekolah yang telah melewati progres 50 persen terdiri atas SDN 12 Batang Tiku, SDN 32 Muaro Putuih, SDN 09 Masang, SDN 07 Labuhan, SDN 19 Koto Tinggi, SDN 06 Sungai Rangeh, dan SDN 06 Kubu.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Yota Balad Gagas Konsep Edutourism di Forum ASEAN

Selain itu, pemerintah juga menjalankan revitalisasi di SD Batang Salasiah, Kecamatan Canduang. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan sekolah, pelaksana kegiatan, dan fasilitator Kemendikdasmen agar seluruh pekerjaan selesai sesuai target.

Andri berharap seluruh proyek dapat selesai tepat waktu dan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menilai sebagian besar proyek memiliki peluang besar untuk selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan normal.

Sejumlah Sekolah Masih Melanjutkan Pengerjaan

Selain tujuh sekolah yang sudah melewati 50 persen, beberapa sekolah lain masih melanjutkan pembangunan. Sekolah tersebut meliputi SDN 19 Pasir Tinggi, SDN 05 Kayu Pasak, SDN 21 Maur Palembayan, SDN 17 Gobah Canduang, SDN 14 Simpang Ampek Sungai Pua, serta SD Koto Tangah Tilatang Kamang.

Pada jenjang PAUD dan TK, pemerintah menjalankan revitalisasi di 19 unit sekolah. P2S mengerjakan 15 sekolah melalui pola swakelola, TNI menangani satu sekolah, dan pemerintah menggunakan dana TKD untuk tiga sekolah.

Rata-rata progres pembangunan PAUD dan TK saat ini mencapai sekitar 51 persen. Pemerintah terus memantau percepatan pekerjaan agar seluruh unit segera beroperasi.

Untuk jenjang SMP, pemerintah menjalankan revitalisasi di lima sekolah dengan anggaran Rp5 miliar. Hingga saat ini progres pekerjaan mencapai sekitar 45 persen.

Baca Juga :  JPPI Desak Kemendikdasmen Evaluasi Pelaporan Dana BOS Usai Temuan BPK di Sulsel

Pemerintah Fokus Pulihkan Sarana Pendidikan

Program revitalisasi sekolah terdampak bencana menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan sektor pendidikan pascabencana. Pemerintah menempatkan sarana pendidikan sebagai kebutuhan penting untuk menjaga kualitas pembelajaran.

Andri menegaskan program ini tidak hanya berfokus memperbaiki bangunan sekolah. Pemerintah juga ingin menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan jumlah sekolah terdampak mengacu pada dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Pada jenjang TK dan PAUD terdapat 27 unit sekolah terdampak. Kemendikdasmen mendanai revitalisasi untuk 15 sekolah, pemerintah menambah dana TKD 2026 untuk tiga sekolah, dan sembilan sekolah masih masuk tahap pengusulan.

Pada jenjang SD terdapat 31 sekolah terdampak. Kemendikdasmen membiayai revitalisasi untuk 16 sekolah, sementara tambahan dana TKD 2026 mencakup tiga sekolah dan pemerintah mengusulkan 12 sekolah lainnya.

Untuk tingkat SMP, jumlah sekolah terdampak mencapai sembilan unit. Kemendikdasmen mendukung revitalisasi enam sekolah dan pemerintah merencanakan tambahan dana TKD 2026 untuk tiga sekolah.(ar)

Berita Terkait

Universitas Andalas Perkuat Layanan Kependidikan Melalui Orientasi CPT 2026
Krisis Iklim Makin Mengancam Sektor Pertanian Indonesia
Wali Kota Padang Membuka PKKMB Politeknik Negeri Padang Tahun 2026
Bank Nagari Salurkan Dividen dan Bantuan Pendidikan Rp341,8 Miliar
Dukung Pendidikan Pasaman, Pemkab dan PLN Siapkan Pasokan Listrik Sekolah Rakyat
Andalas Golf Club Salurkan Beasiswa 150 Juta Rupiah untuk Mahasiswa UNAND
Kelebihan Pembayaran TPP Guru SMAN Kota Jambi Capai Rp136,83 Juta
Pemko Padang Gelar Seminar Pendidikan Internasional Dorong Mutu Sekolah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:45 WIB

Universitas Andalas Perkuat Layanan Kependidikan Melalui Orientasi CPT 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Krisis Iklim Makin Mengancam Sektor Pertanian Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Wali Kota Padang Membuka PKKMB Politeknik Negeri Padang Tahun 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Bank Nagari Salurkan Dividen dan Bantuan Pendidikan Rp341,8 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Dukung Pendidikan Pasaman, Pemkab dan PLN Siapkan Pasokan Listrik Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 05:36 WIB