Wali Kota Pariaman Yota Balad Gagas Konsep Edutourism di Forum ASEAN

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad, menjadi pembicara dalam

Wali Kota Pariaman Yota Balad, menjadi pembicara dalam "International Education Forum 2026" yang digelar di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).( poto: padangkita.com).

Pariaman, seriusnews.id -Wali Kota Pariaman Yota Balad mencuri perhatian publik dalam ajang International Education Forum 2026 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Ia tampil sebagai satu-satunya kepala daerah asal Indonesia yang menjadi narasumber dalam forum bergengsi tersebut. Lembaga Education Malaysia Global Services (EMGS) bersama Universiti Kuala Lumpur (UniKL) menginisiasi acara ini sebagai bagian dari rangkaian kegiatan “Ayo Kuliah di Malaysia”.

Forum internasional ini mengusung tema besar “Equitable Accessibility: Broadening the Opportunities to Higher Education in ASEAN”. Yota Balad memaparkan materi panel bersama Chief Executive Officer (CEO) EMGS, Mr. Novie Tajuddin, yang mengulas praktik pendidikan di Malaysia. Sementara itu, akademisi senior dari UniKL, Dr. Farah Hida Sharin, bertindak sebagai moderator dalam sesi diskusi utama tersebut.

Transformasi Kota Kecil Menjadi Laboratorium Alam ASEAN

Dalam pemaparannya, Yota Balad menawarkan gagasan visioner bertajuk “The Pariaman Edutourism Model”. Ia berhasil meyakinkan para pembuat kebijakan dan akademisi ASEAN bahwa keterbatasan kota kecil justru menjadi keunggulan eksklusif. Konsep ini memanfaatkan wilayah tanpa gangguan hiruk-pikuk kota besar sebagai daya tarik utama untuk mendukung konsentrasi belajar mahasiswa.

Pemerintah Kota Pariaman mengintegrasikan seluruh potensi wilayah mulai dari pesisir pantai, gugusan pulau, hingga desa wisata. Kawasan-kawasan strategis tersebut kini berfungsi layaknya denah sebuah kampus raksasa yang terbuka bagi dunia akademik. Mahasiswa dari berbagai program studi dapat langsung mempraktikkan ilmu mereka secara nyata di lapangan.

Baca Juga :  Pemko Padang Gelar Seminar Pendidikan Internasional Dorong Mutu Sekolah

Para mahasiswa internasional bisa terlibat langsung dalam program konservasi penyu dan rehabilitasi hutan mangrove. Selain itu, mereka juga dapat melakukan transplantasi terumbu karang di kawasan Pulau Kasiak. Aktivitas ini mengubah wajah Pariaman dari sekadar destinasi liburan menjadi laboratorium alam yang produktif.

Kekayaan Budaya Lokasi Riset Sosiologi Mahasiswa luar

Yota Balad juga mengundang universitas-universitas di Asia Tenggara untuk memanfaatkan kekayaan budaya Pariaman sebagai ruang riset. Sektor sosiologi, antropologi, hingga sport tourism memiliki objek penelitian yang sangat kaya di kota ini. Keunikan tradisi lokal menjadi daya tarik ilmiah yang jarang ditemukan di tempat lain.

Kota Pariaman menawarkan festival budaya Hoyak Tabuik yang selalu sukses menyedot perhatian lautan manusia. Selain itu, ada tradisi diplomasi kuliner melalui Malamang serta konsep kesetaraan dalam tradisi Bajamba. Kearifan lokal Maelo Pukek juga menjadi contoh nyata yang mengajarkan mahasiswa tentang esensi gotong royong.

Pihak pemerintah daerah menjamin seluruh akomodasi dan logistik mahasiswa selama berkegiatan di Pariaman berjalan lancar. Kota ini menawarkan aksesibilitas yang sangat strategis bagi perguruan tinggi dari negara tetangga. Jarak tempuh dari Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) hanya memakan waktu 30 menit penerbangan.

Baca Juga :  Pemko Dukung Pemutaran Film Dokumenter Budaya Karya Kreator Muda Pariaman

Diplomasi Pendidikan Pariaman Buka Peluang Kolaborasi Luas

Perjalanan darat yang singkat dari bandara langsung menghubungkan para wisatawan akademis menuju pusat Kota Pariaman. Yota Balad menegaskan komitmen daerahnya untuk menyediakan lingkungan yang aman, autentik, dan sangat terjangkau. Pihak pemkot memastikan pesona budaya dan kuliner lokal tidak akan memberatkan anggaran belanja kampus.

Ketua Setia Usaha (KSU) Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, YBhg. Datuk Ts. Dr. Hj. Aminuddin bin Hassim, turut menghadiri momentum emas ini. Kehadiran para petinggi tersebut membuka pintu diplomasi pendidikan Kota Pariaman di level Asia Tenggara secara lebih lebar. Peluang kolaborasi riset dan program pertukaran pelajar kini menjadi agenda nyata ke depan.

Yota Balad menutup presentasinya dengan memberikan pernyataan pamungkas yang memicu tepuk tangan gemuruh dari seluruh peserta di ballroom. Ia menegaskan bahwa Kota Pariaman siap menerima dengan tangan terbuka seluruh inisiatif dari universitas di ASEAN. Pariaman menyatakan diri sangat bangga untuk menjadi kampus di luar kampus bagi mahasiswa asing.(ar)

Berita Terkait

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI
Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh
Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang
Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027
Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah
Targetkan Nol Kasus 2029, Pemko Padang Gandeng Tokoh Adat Tangani Ribuan Anak Putus Sekolah
Kabut Asap Selimuti Padang, DPRD Desak Pemko Terapkan Sekolah Daring
Kadiskominfo Padang Tegaskan Literasi Digital Survival Skill Mahasiswa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Disdik dan Kemenag Kompak Perpanjang PJJ di Sungai Penuh

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Kabut Asap Masih Pekat, Masa PJJ Sekolah Sungai Penuh Diperpanjang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Aturan Baru Kenaikan Kelas Tidak Otomatis Mulai Berlaku Tahun Ajaran 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Kota Padang, Pemko Resmi Berlakukan PJJ Sekolah

Berita Terbaru

Tiga pesilat muda asal SMAN 1 Sungai Penuh sukses menyabet medali pada Kejuaraan Nasional Silat Satria Muda Indonesia di Cibubur, Jakarta, sepanjang 13 hingga 18 Oktober 2026.(poto: dorlanhikmah.com).

Pendidikan

Pesilat SMAN 1 Sungai Penuh Sabet Tiga Medali Kejurnas SMI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:29 WIB

Tim gabungan lintas instansi menertibkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggelar lapak liar di fasilitas umum, Rabu (21/10/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:42 WIB

Waliota Alfin, Duduk berdampingan dengan beberapa orang Kepala Daerah saat menghadiir HUT ke-72 Tanjab Timur.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Hadiri HUT Ke-27 Tanjab Timur, Walkot Alfin Dorong Sinergi

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:37 WIB