Riset Internasional FIS UNP di Vietnam Perkuat Jejaring Akademik 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dosen FIS Universitas Negeri Padang melakukan riset internasional tentang ekowisata halal bersama komunitas Muslim Cham di An Giang, Vietnam.( poto : padek.jawapos.com )

Tim dosen FIS Universitas Negeri Padang melakukan riset internasional tentang ekowisata halal bersama komunitas Muslim Cham di An Giang, Vietnam.( poto : padek.jawapos.com )

Kota Padang, seriyusnews.id – Tim dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang melaksanakan riset internasional FIS UNP di Vietnam pada 23–27 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Riset Low-Middle Income Country yang dijalankan kampus tersebut.

Tim peneliti memperkuat kerja sama akademik lintas negara melalui berbagai agenda kolaborasi. Mereka juga mendorong pengembangan jejaring internasional dengan mitra perguruan tinggi dan komunitas lokal di Vietnam.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah dosen lintas program studi yang fokus pada isu sosial, pendidikan, dan sosiologi. Penelitian ini sekaligus memperluas ruang kajian akademik terkait masyarakat minoritas Muslim di Asia Tenggara.

Tim FIS UNP Jalankan Riset Di Vietnam 2026

Tim peneliti mengangkat topik Strategy of the Vietnamese Muslim Community in Promoting Halal Ecotourism in the Cham Village, An Giang Province. Kajian ini berfokus pada komunitas Muslim Cham di Provinsi An Giang.

Penelitian menyoroti strategi masyarakat dalam mengembangkan ekowisata halal berbasis budaya dan keagamaan. Tim juga mengamati dinamika sosial yang membentuk praktik pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Universitas Ekasakti 2026 Harus Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

Selain itu, tim melakukan observasi lapangan di sejumlah lokasi penting untuk memperkaya data penelitian. Pendekatan ini memperkuat analisis akademik yang lebih komprehensif.

Tim peneliti mengawali rangkaian kegiatan dengan kunjungan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Ho Chi Minh City. Mereka diterima langsung oleh Konsul Jenderal Carolina Tinangon.

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan riset sekaligus koordinasi dengan perwakilan Indonesia di Vietnam. Langkah ini memastikan kegiatan penelitian berjalan lancar sesuai rencana.

Penandatanganan MoU Perkuat Kolaborasi Akademik Indonesia Vietnam Internasional

Universitas Negeri Padang menandatangani nota kesepahaman dengan berbagai institusi di Vietnam. Salah satunya adalah An Giang University yang menjadi mitra utama penelitian.

Tim peneliti juga melibatkan Prof. Ardi dari Universitas Andalas sebagai mitra akademik pendamping. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di Indonesia dan Vietnam.

Selain itu, UNP juga menjalin kerja sama dengan Islamic Community of An Giang. Kesepakatan ini mencakup penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Setelah menyelesaikan riset lapangan, tim melanjutkan kunjungan akademik ke Tay Do University di Can Tho City. Kedua institusi menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama jangka panjang.

Baca Juga :  Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Ciptakan Ruang Digital Aman

Ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, hingga publikasi ilmiah bersama. Program ini mendorong peningkatan kapasitas akademik kedua pihak.

Riset Muslim Cham Dorong Ekowisata Halal An Giang

Tim peneliti juga mengunjungi War Remnants Museum serta kawasan Tra Su Forest. Kunjungan ini memberikan perspektif tambahan terkait sejarah, budaya, dan potensi wisata Vietnam.

Pengalaman lapangan tersebut memperkaya analisis mengenai pengembangan ekowisata halal di wilayah penelitian. Tim menggabungkan data lapangan dengan pendekatan sosiologis dan historis.

Penelitian ini membuka ruang kajian baru terkait komunitas Muslim minoritas di Asia Tenggara. Fokusnya pada penguatan identitas budaya dan strategi ekonomi berbasis pariwisata.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Negeri Padang memperkuat posisi dalam jaringan akademik internasional. Kolaborasi tersebut juga meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta kontribusi kampus di tingkat global.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar
Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang
Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda
Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98
MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026
Pemko Padang Gandeng Kampus Internasional Cetak SDM Berdaya Saing Global
Pemprov Jambi Resmi Terapkan Pembelajaran Daring Seluruh Sekolah
Universitas Andalas Perkuat Layanan Kependidikan Melalui Orientasi CPT 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:42 WIB

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Penguatan Kompetensi dan Perlindungan Profesi Guru di Sumbar

Sabtu, 5 September 2026 - 18:37 WIB

Komisi X DPR RI Tinjau Rehabilitasi Sekolah Pascabencana di Kota Padang

Kamis, 3 September 2026 - 15:20 WIB

Lemhannas Goes to Campus Unand Perkuat Kesadaran Geopolitik Generasi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:24 WIB

MAN 1 Bukittinggi Wakili Sumbar di LKBB PB MPR RI 2026

Berita Terbaru

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pabrik Indarung I Siap Jadi Pusat Budaya

Senin, 7 Sep 2026 - 20:01 WIB