Sumatera Barat, seriusnews.id – Universitas Andalas (Unand) kembali menorehkan prestasi internasional. Dalam pemeringkatan terbaru, Unand peringkat dunia 2026 pada kelompok 401–600 dunia dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026.
Posisi tersebut naik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada edisi 2025, Unand masih berada di kelompok peringkat 601–800 dunia.
Kenaikan itu menempatkan Unand di jajaran perguruan tinggi global yang aktif mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
THE Sustainability Impact Ratings mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan. Penilaian mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan kemitraan strategis.
Komitmen Keberlanjutan Dorong Kenaikan Peringkat
Rektor Efa Yonnedi mengatakan capaian ini lahir dari kerja bersama seluruh civitas academica. Mereka terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam tridarma perguruan tinggi.
Menurut Efa, kenaikan peringkat ini bukan sekadar pengakuan internasional. Capaian tersebut juga mencerminkan komitmen jangka panjang Unand dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Ia menegaskan perguruan tinggi harus melampaui fungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Kampus juga perlu menghadirkan solusi untuk berbagai tantangan global.
Karena itu, Unand terus menjalankan berbagai program strategis. Program tersebut mendukung agenda pembangunan berkelanjutan secara terukur.
Kualitas Program Terus Meningkat
Ketua Tim World Class University (WCU) Unand, M. Makky, menjelaskan bahwa peningkatan posisi ini didukung oleh kualitas pelaporan data yang semakin baik.
Selain itu, berbagai program kampus juga memberi dampak langsung kepada masyarakat. Faktor tersebut ikut memperkuat posisi Unand dalam pemeringkatan tahun ini.
Makky menjelaskan bahwa THE Sustainability Impact Ratings tidak hanya mengukur reputasi kampus. Pemeringkatan ini juga menilai dampak nyata dari setiap program yang dijalankan perguruan tinggi.
Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa program pendidikan, penelitian, inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola Unand telah mendapat pengakuan internasional.
Ia menilai keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Unand. Kampus dapat terus memperkuat budaya sebagai impact-oriented university atau perguruan tinggi yang berorientasi pada dampak.
Capaian SDGs Masuk Peringkat Global
Pada penilaian SDGs 2026, Unand mencatat hasil menonjol di sejumlah indikator. Kampus ini masuk kelompok peringkat 101–200 dunia untuk SDG 5 Gender Equality, SDG 8 Decent Work and Economic Growth, serta SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure.
Selain itu, Unand juga masuk kelompok peringkat 201–300 dunia untuk SDG 4 Quality Education, SDG 12 Responsible Consumption and Production, dan SDG 14 Life Below Water.
Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Unand dalam mendorong kesetaraan gender. Kampus ini juga aktif mendukung inovasi, pendidikan berkualitas, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
THE Sustainability Impact Ratings 2026 mengevaluasi 1.646 universitas dari 116 negara dan wilayah. Jumlah peserta yang besar membuat persaingan semakin ketat.
Di tingkat nasional, Unand menempati posisi ke-15 bersama sejumlah Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Di antaranya adalah Universitas Sumatera Utara dan Universitas Brawijaya.
Posisi tersebut semakin menegaskan peran Unand dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Kampus yang berada di Padang, Sumatera Barat, itu terus memperluas dampak sosial dan lingkungan melalui berbagai program yang di jalankan.(ar)









