RSUP Dr M Djamil Padang Perkuat Layanan Operasi Jantung Anak Melalui Kolaborasi Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arry Yuswandi bersama Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin dan pejabat terkait dalam acara pembukaan kegiatan Proctorship Kasus Kardiovaskular Pediatrik di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7/2026).(poto: padangkita.com).

Arry Yuswandi bersama Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin dan pejabat terkait dalam acara pembukaan kegiatan Proctorship Kasus Kardiovaskular Pediatrik di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (30/7/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut terbuka kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Langkah ini mewujud melalui program pelatihan medis dan penanganan operasi jantung anak padang di RSUP Dr. M. Djamil.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menyampaikan dukungan tersebut saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Kamis (30/7/2026). Oleh karena itu, pihaknya optimistis kolaborasi ini mampu memperluas akses pengobatan sekaligus mengasah keahlian tim medis lokal.

Kolaborasi Internasional Perkuat Layanan Kesehatan Anak Di Padang

Program strategis ini memadukan keahlian RSUP Dr. M. Djamil dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) asal Arab Saudi. Selain itu, Muslim World League bersama Tim Pengampu Kardiovaskular RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita turut memperkuat sinergi kemanusiaan ini.

Arry Yuswandi menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian para pakar internasional yang datang langsung ke Ranah Minang. Menurutnya, kedatangan delegasi medis tersebut membawa harapan besar bagi penanganan penyakit jantung bawaan pada anak-anak.

Sebab, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung kemitraan lintas negara dan lintas profesi demi pemerataan layanan kesehatan. Langkah bersama ini menjadi kunci utama dalam menghadirkan fasilitas medis yang berkualitas serta berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lagipula, penyakit jantung bawaan pada anak tidak sekadar memberi tantangan dari sudut pandang medis semata. Namun, kondisi kesehatan ini juga menaruh beban fisik, mental, hingga finansial yang cukup berat bagi keluarga pasien.

Baca Juga :  Alpukat Sehat, Tapi 6 Kelompok Ini Wajib Batasi Konsumsinya

Oleh sebab itu, melalui kegiatan alih keahlian atau proctorship ini, para tenaga kesehatan daerah dapat menyerap ilmu mutakhir secara langsung. Selanjutnya, Pemprov Sumbar juga memberikan penghormatan tinggi kepada para dokter dan perawat yang terus berjuang menyembuhkan para pasien muda.

Ribuan Bayi Penderita Penyakit Jantung Membutuhkan Penanganan Cepat

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa kasus kelainan jantung bawaan masih menjadi perhatian serius di Indonesia. Pasalnya, setiap tahun sekitar satu persen atau 48 ribu bayi lahir dengan kondisi kelainan jantung.

Bahkan, dari angka tersebut, sekitar 12 ribu bayi berada dalam kondisi kritis dan membutuhkan tindakan bedah secepatnya. Namun demikian, kapasitas fasilitas kesehatan nasional pada tahun 2022 baru sanggup menangani sekitar 6.000 tindakan operasi per tahun.

Akibat keterbatasan kapasitas tersebut, banyak anak harus mengantre dan belum menerima tindakan medis secara tepat waktu. Oleh karena itu, kondisi inilah yang mendorong Kementerian Kesehatan untuk terus menambah jumlah rumah sakit pengampu operasi jantung pediatrik.

Hasilnya, pemerintah pusat telah memperluas jaringan rumah sakit penerima program penanganan jantung secara konsisten. Sehingga, jumlah fasilitas medis yang mampu menggelar operasi jantung anak kini meningkat dari sembilan rumah sakit di six provinsi menjadi 15 rumah sakit di 12 provinsi.

Meskipun demikian, pemerintah tetap menargetkan seluruh provinsi di Indonesia kelak memiliki fasilitas mandiri untuk operasi jantung anak. Maka dari itu, Menkes Budi memberikan apresiasi tinggi kepada tim ahli KSrelief yang rutin mengirimkan tenaga pakar ke Tanah Air.

Baca Juga :  RS M Djamil Padang Gandeng Saudi Perkuat Bedah Jantung Anak

Rumah Sakit Padang Menjadi Pusat Rujukan Wilayah Sumatera

Di samping itu, kehadiran tim dokter dari Arab Saudi tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa para pasien balita yang membutuhkan pertolongan. Sebab, kehadiran mereka juga mempercepat proses alih teknologi dan pengetahuan kepada para dokter spesialis dalam negeri.

Dengan demikian, melalui program proctorship ini, Kementerian Kesehatan menargetkan RSUP Dr. M. Djamil Padang sebagai pusat pengampuan utama di pulau Sumatera. Selanjutnya, rumah sakit rujukan utama di Sumbar ini akan membina rumah sakit daerah lain di sekitarnya.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak standar pelayanan kardiovaskular pediatrik secara merata di wilayah Sumatera Barat. Jadi, anak-anak penderita kelainan jantung kini tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Jakarta untuk mendapatkan tindakan medis darurat.

Adapun pembukaan kegiatan internasional ini turut dihadiri oleh Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes dr. Obrin Parulian serta para kepala daerah se-Sumatera Barat. Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima dan Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil dr. Dovy Djanas.

Akhirnya, jajaran Dewan Pengawas rumah sakit, unsur Forkopimda, serta perwakilan Muslim World League Indonesia juga ikut mengawal pembukaan acara tersebut. Pada akhirnya, seluruh pihak sepakat menyatukan langkah demi mewujudkan pelayanan jantung anak yang tangguh dan mandiri di daerah.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Optimalkan Peran UKS Lewat FGD
Semen Padang Hospital Gelar Promo Rehabilitasi Medik Diskon 15 Persen
Puskesmas Anak Air Meluncurkan Inovasi Cegah Stunting Padang Melalui Program Bulek Rancak
RS M. Djamil Operasi Enam Anak Penderita Jantung Bawaan
RS M Djamil Padang Gandeng Saudi Perkuat Bedah Jantung Anak
Gubernur Mahyeldi Resmikan PEC Premium Clinic, Sinergi Bank Nagari dan Padang Eye Center Capai Rp140 Miliar
Semen Padang Hospital Kumpulkan 97 Kantong Darah Momentum HUT Ke-13
Pemko Pariaman Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rujukan RSUD dr Sadikin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

RSUP Dr M Djamil Padang Perkuat Layanan Operasi Jantung Anak Melalui Kolaborasi Internasional

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:00 WIB

Pemko Padang Optimalkan Peran UKS Lewat FGD

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Semen Padang Hospital Gelar Promo Rehabilitasi Medik Diskon 15 Persen

Senin, 27 Juli 2026 - 12:00 WIB

Puskesmas Anak Air Meluncurkan Inovasi Cegah Stunting Padang Melalui Program Bulek Rancak

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

RS M. Djamil Operasi Enam Anak Penderita Jantung Bawaan

Berita Terbaru

 Pemerintah Kota Padang dan Tim Ahli Roadmap Gastronomi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) akhir Hexa Helix.(poto: padangkita.com).

Regional

Sektor Gastronomi Kota Padang Tembus Panggung Dunia

Jumat, 31 Jul 2026 - 12:00 WIB