Hantavirus Mengancam, Menkes Langsung Perkuat Pengawasan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jauh Hari Wawan

Foto: Jauh Hari Wawan

Ancaman Hantavirus Mulai Diwaspadai Pemerintah

Jakarta, Seriusnews.id– Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi masuknya hantavirus ke Indonesia setelah wabah muncul di kapal pesiar MV Hondius. Kemunculan virus tersebut menarik perhatian dunia karena menyerang sejumlah penumpang dan menyebabkan korban jiwa.

Kementerian Kesehatan langsung memperketat sistem skrining di berbagai pintu masuk negara. Pemerintah juga menjalin koordinasi dengan World Health Organization untuk memperoleh panduan penanganan, metode deteksi dini, dan langkah pengawasan penyebaran virus.

Pemerintah Perkuat Sistem Deteksi Dini

Budi Gunadi Sadikin menilai hantavirus sebagai penyakit yang cukup berbahaya sehingga pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan sejak awal. Berdasarkan laporan sementara WHO, kasus hantavirus masih terkonsentrasi di kapal pesiar tersebut dan belum menyebar luas ke berbagai negara. Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan langkah pencegahan agar virus tidak masuk ke Indonesia.

Baca Juga :  Sering Dikira Maag atau GERD, Ternyata Bisa Jadi Gejala Kanker Ovarium

Kemenkes kini mempercepat persiapan alat pemeriksaan seperti rapid test dan PCR untuk mendukung proses deteksi dini. Pemerintah ingin tenaga kesehatan dapat menemukan potensi infeksi lebih cepat, terutama pada pelaku perjalanan internasional yang datang dari wilayah berisiko.

Menurut Menkes, Indonesia saat ini memiliki kesiapan laboratorium yang lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Pemerintah telah memiliki banyak fasilitas PCR hasil pengembangan saat pandemi COVID-19 sehingga proses pemeriksaan hantavirus dapat berjalan lebih mudah dan cepat.

Pengawasan Penumpang Internasional Ditingkatkan

Selain memperkuat alat pemeriksaan, pemerintah juga meningkatkan pengawasan terhadap penumpang internasional. Petugas kesehatan akan memantau pelaku perjalanan yang berasal dari wilayah dengan potensi penyebaran hantavirus guna mencegah munculnya penularan lokal.

Baca Juga :  Telur Rebus tiap Hari, Tubuh Bisa Lebih Sehat?

Sementara itu, WHO melaporkan satu kasus baru hantavirus di Swiss yang berkaitan dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius. Penumpang kapal tersebut menjalani pemeriksaan dan perawatan di rumah sakit Zurich setelah mengalami gejala infeksi.

WHO Soroti Andes Hantavirus

Hingga awal Mei 2026, WHO mencatat delapan kasus suspek hantavirus yang berkaitan dengan kapal pesiar tersebut. Tiga pasien meninggal dunia setelah laboratorium mengonfirmasi infeksi virus tersebut.

WHO juga mengidentifikasi virus yang muncul sebagai Andes hantavirus. Jenis hantavirus ini memiliki kemampuan menular antarmanusia meski kasus penularannya tergolong jarang. Karena itu, WHO meminta setiap negara meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pelacakan kontak agar penyebaran virus dapat terkendali. (my*)

Berita Terkait

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok
Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis
RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan
Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing
Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI
Pemerintah Resmi Ubah Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Semen Padang Hospital Meluncurkan Paket Merdeka SPH 2026 Sambut HUT RI
Kota Pariaman Raih Terbaik I Layanan Kesehatan Regional Sumatera, Boyong Rp2 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:11 WIB

RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI

Berita Terbaru

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan, Agus Widiatmoko, meninjau langsung kompleks peninggalan bersejarah di Kota Padang pada Jumat (4/9/2026).(poto: padangkita.com).

Regional

Revitalisasi Pabrik Indarung I Siap Jadi Pusat Budaya

Senin, 7 Sep 2026 - 20:01 WIB