Wako Alfin Terima Silaturahmi Tokoh Adat Enam Luhah, Siap Terima Gelar Adat Kehormatan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wako Alfin saat saat menerima kunjungan dari tokoh Adat 6 luhah Sungai Penuh.( poto : prokopim)

Wako Alfin saat saat menerima kunjungan dari tokoh Adat 6 luhah Sungai Penuh.( poto : prokopim)

Sungai Penuh, seriusnews.id – Gelar Adat Wako Alfin menjadi agenda utama saat Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh bersilaturahmi dengan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, Rabu (24/6/2026).

Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus memperlihatkan kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga nilai adat dan budaya daerah.

Selain mempererat hubungan antara pemerintah dan lembaga adat, pertemuan tersebut juga membahas agenda penting menjelang pelaksanaan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh.

Karena itu, sejumlah tokoh adat hadir untuk menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka secara langsung kepada wali kota.

Tokoh Adat Sampaikan Rencana Penganugerahan Gelar

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh menyampaikan rencana pemberian gelar adat kehormatan kepada Wali Kota Alfin.

Selanjutnya, mereka juga meminta izin kepada Ninik Mamak Depati IV Kumun Debai sebagai bagian dari tahapan adat yang berlaku.

Menurut tokoh adat, proses tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan budaya masyarakat Enam Luhah.

Oleh sebab itu, mereka menjalankan seluruh tahapan sesuai ketentuan dan tata nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sementara itu, Tokoh Adat Enam Luhah menjadwalkan prosesi pemberian gelar adat kehormatan pada acara puncak Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh. Rencananya, masyarakat akan menggelar kegiatan tersebut pada 4 Juli 2026 di Tanah Mendapo Sungai Penuh.

Baca Juga :  Wako Alfin Serahkan Remisi Umum Rutan Sungai Penuh

Anak Batino Sampaikan Permintaan Secara Adat

Tidak hanya itu, Anak Batino Enam Luhah Sungai Penuh juga menyampaikan permintaan secara adat kepada Wali Kota Alfin. Mereka meminta kesediaan wali kota untuk menerima gelar adat kehormatan yang akan diberikan oleh Enam Luhah Sungai Penuh.

Melalui prosesi tersebut, masyarakat adat menunjukkan penghormatan kepada pemimpin daerah. Di sisi lain, kegiatan itu juga mencerminkan kuatnya peran adat dalam kehidupan masyarakat Sungai Penuh hingga saat ini.

Karena memiliki nilai budaya yang tinggi, masyarakat terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut. Dengan demikian, generasi muda dapat memahami sekaligus meneruskan warisan budaya yang telah hidup selama bertahun-tahun.

Wako Alfin Apresiasi Kepercayaan Tokoh Adat

Menanggapi hal itu, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan tersebut merupakan kehormatan besar bagi dirinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Enam Luhah Sungai Penuh atas penghargaan dan kepercayaan yang diberikan. Ini merupakan suatu kehormatan yang besar bagi saya. Pemkot Sungai Penuh tentu mendukung penuh kegiatan adat dan budaya, karena hal ini menjadi momentum kita bersama untuk mempererat silaturahmi serta menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur,” ujar Alfin.

Baca Juga :  Malam Pergelaran Seni Budaya di Sungai Penuh Meriah, Wali Kota Alfin Apresiasi Pelestarian Adat

Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendukung berbagai kegiatan adat dan budaya. Dengan dukungan tersebut, masyarakat dapat menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi identitas daerah.

Selain menjadi warisan leluhur, adat dan budaya juga berperan penting dalam memperkuat persatuan masyarakat. Karena alasan itu, Alfin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi yang ada.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu berjalan beriringan dalam menjaga keberlangsungan tradisi adat.

Pada akhir kegiatan, para tokoh adat, ninik mamak, Depati IV Kumun Debai, serta jajaran terkait mengikuti silaturahmi hingga selesai. Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta berdiskusi dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan lembaga adat, masyarakat berharap nilai-nilai budaya tetap tumbuh dan berkembang.

Selain itu, kolaborasi tersebut dapat memperkuat identitas Kota Sungai Penuh di tengah perkembangan zaman.(ar)

Berita Terkait

Keterbatasan Kamar Hotel Bimtek BPD Sungai Penuh Picu Desakan Uji Petik Dokumen SPJ
BREAKING NEWS: Kepulan Asap Tebal Gegerkan Warga Dekat Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh
Wali Kota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Alat Pertanian
DPRD Sungai Penuh Tuntaskan Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Khidmat
Masa Jabatan Mau Habis, Untuk Apa Bimtek Mewah BPD Sungai Penuh Tembus Rp812 Juta?
Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Keterbatasan Kamar Hotel Bimtek BPD Sungai Penuh Picu Desakan Uji Petik Dokumen SPJ

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:56 WIB

BREAKING NEWS: Kepulan Asap Tebal Gegerkan Warga Dekat Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Salurkan Bantuan Alat Pertanian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:20 WIB

DPRD Sungai Penuh Tuntaskan Pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Khidmat

Berita Terbaru