Jakarta, seriusnews.id-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sedikitnya 40 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang sepanjang 2026. Beberapa insiden terjadi karena kendaraan tiba-tiba mogok saat melintasi rel kereta.
Kondisi ini tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan fatal.
Kendaraan Tiba-Tiba Mogok di Rel
Kemenhub menjelaskan beberapa penyebab kendaraan berhenti di perlintasan kereta, di antaranya:
- Mesin mobil tiba-tiba mati saat melintas rel
- Roda motor tersangkut karena membawa beban berat
- Gangguan mesin saat kendaraan berada di tengah rel
- Truk lowdeck tersangkut akibat perbedaan ketinggian jalan dan rel
Lebih Banyak Terjadi di Perlintasan Tanpa Palang
Dari total kasus, 57,5 persen terjadi di perlintasan tanpa palang pintu. Sementara itu, 42,5 persen lainnya terjadi di perlintasan berpalang.
Penyebab kecelakaan juga beragam:
- 34 kasus karena pengendara menerobos
- 4 kasus karena kendaraan mogok
- 3 kasus karena keterlambatan palang pintu menutup
Akibatnya cukup serius. Kecelakaan ini menimbulkan korban jiwa, luka berat, dan luka ringan dengan jumlah signifikan.
Penyebab Mesin Mobil Bisa Mati di Rel
Sejumlah pihak menjelaskan faktor teknis yang bisa memicu mesin mobil mati saat melintas rel kereta. Salah satunya berkaitan dengan medan elektromagnetik di sekitar jalur rel.
Rel kereta yang memiliki sistem kelistrikan dapat menghasilkan emisi elektromagnetik. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat mengganggu sistem kelistrikan kendaraan.
Saat sistem elektronik seperti ECU terganggu, mesin mobil bisa mati mendadak di atas rel.
Faktor Kereta dan Faktor Manusia
Pihak lain juga menyebut medan magnet dari lokomotif dapat memengaruhi sistem kendaraan dalam radius tertentu. Kondisi ini membuat petugas sering menutup palang pintu lebih awal sebagai langkah antisipasi.
Selain faktor teknis, faktor manusia juga berperan besar. Pengendara yang panik sering tidak bisa mengontrol kopling, gas, atau transmisi, terutama pada mobil manual. Akibatnya, mesin bisa mati di tengah rel.
Kendaraan mogok di perlintasan kereta terjadi karena kombinasi faktor teknis, kondisi jalan, dan kesalahan manusia. Situasi ini sangat berbahaya, sehingga pengendara perlu lebih waspada saat melintasi rel kereta api. (nr*)








