Isi Daya Cuma 9 Menit! BYD Ti7 Jadi SUV Listrik Paling Ngebut di Kelasnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan BYD Ti7 Flash Charging Edition. Foto: Istimewa. / /

Tampilan BYD Ti7 Flash Charging Edition. Foto: Istimewa. / /

Jakarta, seriusnews.id-Produsen otomotif asal China, BYD, kembali menghadirkan inovasi lewat Ti7 Flash Charging Edition. SUV listrik ini menawarkan teknologi mutakhir dengan jarak tempuh hingga 755 km dalam sekali pengisian.

Spesifikasi dan Fitur Utama

BYD merancang Ti7 dengan dimensi besar, yakni panjang 4.999 mm, lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.865 mm. Di dalam kabin, pengguna mendapat layar tengah 15,6 inci, panel instrumen digital 12,3 inci, serta head-up display 26 inci.

Selain itu, BYD menyematkan hingga tujuh layar, termasuk tablet 13 inci untuk penumpang belakang. Sistem ini meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berkendara.

Untuk baterai, BYD menggunakan Blade generasi kedua yang lebih efisien dan aman.

Teknologi Flash Charging yang Revolusioner

Keunggulan utama Ti7 terletak pada teknologi flash charging. Sistem ini memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 70% hanya dalam 5 menit, dan 10% ke 97% dalam 9 menit.

Baca Juga :  BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China

Bahkan, pada suhu ekstrem hingga -30°C, sistem tetap bekerja optimal dengan tambahan waktu hanya sekitar 3 menit. Dengan demikian, BYD berhasil mengatasi salah satu kelemahan utama mobil listrik, yaitu lamanya waktu pengisian.

Harga dan Posisi di Pasar

BYD memasarkan Ti7 di China dengan harga mulai 199.800 yuan hingga 209.800 yuan atau sekitar Rp506 juta sampai Rp531 juta.

Melalui model ini, BYD memperkuat posisinya di pasar global dan bersaing dengan pemain besar seperti Tesla, Geely, dan Volkswagen.

Sebelumnya, BYD juga meluncurkan model lain dengan jarak tempuh tinggi, seperti Sealion 08 dan Han EV.

Potensi di Indonesia

Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik lewat insentif pajak dan pembangunan stasiun pengisian.

Baca Juga :  BMW Andalkan Energi Surya dan Hidrogen

Dengan jarak tempuh panjang dan pengisian super cepat, Ti7 berpotensi menarik minat konsumen, terutama untuk perjalanan jarak jauh dan kebutuhan mobilitas tinggi.

Perbandingan Singkat

  • BYD Ti7: jarak tempuh 755 km, pengisian 10–97% dalam 9 menit, harga Rp506–531 juta
  • Sealion 08: jarak tempuh hingga 900 km, harga sekitar Rp600 juta
  • Tesla Model Y Long Range: jarak tempuh 533 km, pengisian sekitar 30 menit, harga ±Rp1,2 miliar
  • Hyundai Ioniq 5: jarak tempuh 450 km, pengisian sekitar 80 menit, harga ±Rp800 juta

Kesimpulannya, BYD Ti7 Flash Charging Edition menawarkan kombinasi jarak tempuh panjang, teknologi pengisian tercepat, dan harga kompetitif. Jika masuk ke Indonesia, SUV listrik ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan efisiensi dan performa tinggi. (nr*)

Berita Terkait

Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya
KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?
Diskon Motor Yamaha Jakarta Fair 2026 Capai Rp 2 Juta, NMAX dan Fazzio Jadi Sorotan
28 Akses Gerbang Tol di Jakarta Terapkan Ganjil Genap Pekan Ini, Berlaku Empat Hari
BYD M6 DM Diproduksi di Indonesia, Sinyal Perakitan Lokal Semakin Kuat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:00 WIB

BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?

Berita Terbaru