Cerdas Cermat Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Anak SD, Ini Kata Psikolog

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manfaat Cerdas Cermat untuk Anak SD dan Cara Mendukung Si Kecil agar Semangat Ikut Kompetisi/ Foto: iStock

Manfaat Cerdas Cermat untuk Anak SD dan Cara Mendukung Si Kecil agar Semangat Ikut Kompetisi/ Foto: iStock

Jakarta, seriusnews.id-Kompetisi cerdas cermat dapat membantu anak SD mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter positif. Psikolog Anak dan Keluarga, Saskhya Aulia, menyebut kompetisi edukatif mampu melatih kecerdasan, emosi, dan kemampuan sosial anak.

Menurut Saskhya, kompetisi mendorong anak berpikir lebih fokus, kreatif, kritis, dan strategis. Anak juga belajar mengelola rasa gugup, kecewa, hingga percaya diri saat menghadapi tantangan.

“Kompetisi edukatif yang sesuai usia dapat membantu perkembangan anak secara menyeluruh,” ujar Saskhya dalam acara pembukaan Kompetisi DANCOW Indonesia CERDAS Season 2 di Jakarta.

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu, Ini Bahaya Logam Beracun di Baju Anak

Ia menjelaskan, anak usia di atas tujuh tahun umumnya sudah siap mengikuti kompetisi seperti cerdas cermat. Selain meningkatkan kemampuan belajar, kegiatan tersebut juga membantu membangun karakter sehat dan sportivitas.

Saskhya menilai dukungan orang tua dan guru sangat penting agar anak tetap semangat mengikuti kompetisi. Ia menyarankan orang tua menerapkan pola 3D, yaitu didampingi, didengarkan, dan didefinisikan ulang.

1. Mendampingi anak
Orang tua perlu fokus pada proses, bukan hanya hasil lomba. Anak juga perlu merasa nyaman saat bercerita tentang pengalaman dan kesulitannya.

Baca Juga :  Kopi Makin Beda! Djournal Luncurkan Cherry Series yang Segar dan Creamy

2. Mendengarkan perasaan anak
Orang tua perlu mendengar rasa takut, gugup, atau keluhan anak selama mengikuti kompetisi. Sikap ini membantu anak merasa lebih dihargai.

3. Membantu anak memahami perasaannya
Orang tua dapat membantu anak mencari solusi atas rasa gugup atau rendah diri. Cara ini membantu anak membangun kepercayaan diri secara perlahan.

Saskhya juga mengingatkan pentingnya apresiasi, baik saat anak menang maupun kalah. Orang tua dapat memberi dukungan lewat kalimat positif dan pendampingan agar anak tetap percaya diri dan mau terus berkembang. (nr*)

Berita Terkait

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN
AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang
Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar
Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya
Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak
Bau Sampah di Dapur Bikin Risih? Ini 6 Cara Ampuh Mengatasinya
Kucing Liar Sering Buang Kotoran di Halaman? Coba 8 Cara Aman dan Ampuh Ini
Banyak yang Tidak Sadar, 5 Kebiasaan Orang Tua Ini Diam-Diam Mengancam Kesehatan Anak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:02 WIB

Peserta BPJS Wajib Tahu, 5 Operasi Ini Tidak Masuk Tanggungan JKN

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:09 WIB

AI Kini Jadi Teman Curhat Baru bagi Banyak Lansia di Jepang

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:48 WIB

Kulit Kusam, Kering, dan Gatal? Begini Cara Memilih Body Care yang Benar

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB

Daging Kurban Tidak Boleh Asal Dibagi, Ini Orang yang Berhak Menerimanya

Senin, 25 Mei 2026 - 14:30 WIB

Phubbing Orangtua Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Perkembangan Anak

Berita Terbaru

Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang tahun 2026.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Matangkan Persiapan Hari Jadi Kota 2026

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB