Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang–Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak dan Sitinjau Lauik

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan permanen Jalan Nasional di Lembah Anai ketika progres pengerjaan mencapai 62% dengan target rampung seluruhnya akhir Juli 2026. ( poto : padangkita.com )

Penanganan permanen Jalan Nasional di Lembah Anai ketika progres pengerjaan mencapai 62% dengan target rampung seluruhnya akhir Juli 2026. ( poto : padangkita.com )

Bukit Tinggi, seriusnews.id – Longsor Lembah Anai Tutup total jalur utama Padang–Bukittinggi pada Kamis (25/6/2026). Petugas meminta pengendara dari arah Kota Padang maupun Bukittinggi menggunakan jalur alternatif melalui Malalak atau Sitinjau Lauik.

Longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di KM 66.700 atau sekitar 500 meter dari Jembatan Kembar. Material tanah dan batu berukuran besar menutupi badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Hingga pukul 16.00 WIB, petugas masih menutup akses dari kedua arah. Mereka memasang portal dan berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah kendaraan mendekati area longsor.

HKI Temukan Batu Besar di Lereng Bukit

Hutama Karya Infrastruktur (HKI) memantau kondisi lokasi menggunakan drone. Dari hasil pemantauan itu, petugas melihat batu berukuran besar di bagian atas perbukitan yang berpotensi jatuh ke badan jalan.

Baca Juga :  100 Tahun Jam Gadang, Seminar Internasional di Bukittinggi Bahas Sejarah dan Perannya bagi Kota

Kondisi tersebut membuat petugas belum bisa memulai pembersihan material longsor. Mereka masih menunggu situasi benar-benar aman sebelum mengerahkan alat berat.

Selain itu, tanah di sekitar lokasi masih menunjukkan pergerakan. Karena itu, proses pembersihan diperkirakan baru dapat dilakukan paling cepat pada hari berikutnya, tergantung perkembangan di lapangan.

Laporan langsung akun TikTok Bastra Sinaro menyebutkan pihak HKI dan kepolisian mengarahkan pengguna jalan untuk berbalik arah. Petugas menilai belum ada kepastian kapan jalur Lembah Anai bisa kembali dibuka.

Dari tayangan di lokasi, batu-batu besar terlihat memenuhi badan jalan. Petugas Polres Padang Panjang juga terus mengawasi area longsor untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Baca Juga :  Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite di SPBU Garegeh Bukittinggi Mengular hingga Malam

Meski akses terputus total, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Saat longsor terjadi, tidak ada kendaraan yang sedang melintas di titik kejadian.

“Alhamdulillah tidak ada korban,” demikian di sampaikan dalam laporan langsung dari lokasi longsor.

Jalur Lembah Anai saat ini masih dalam tahap pembangunan setelah rusak akibat galodo pada akhir tahun lalu. HKI menyebut progres pengerjaan ruas tersebut telah mencapai sekitar 73 persen.

Sebelum longsor terbaru ini terjadi, jalur Lembah Anai sudah kembali di buka selama 24 jam penuh untuk mendukung arus lalu lintas Padang–Bukittinggi. Namun longsor yang terjadi pada Kamis siang memaksa petugas kembali menutup total akses jalan demi keselamatan pengguna jalan.(ar)

Berita Terkait

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih
Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan
Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani
Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga
Basalisiah Tabuik Pariaman 2026 di Simpang Tugu Tabuik, Ribuan Warga Saksikan Atraksi Budaya Kolosal
Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus
Satgas Pasaman Barat Perketat Pengawasan BBM Subsidi untuk Tekan Antrean Kendaraan
100 Tahun Jam Gadang: Penelitian Ungkap Fakta Konstruksi, Bukan Dibangun dengan Putih Telur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:00 WIB

Longsor Lembah Anai Tutup Total Jalur Padang–Bukittinggi, Pengendara Dialihkan ke Malalak dan Sitinjau Lauik

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:00 WIB

Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga

Berita Terbaru