Jakarta, seriusnews.id-Zaskia Adya Mecca membagikan pengalaman mengharukan saat dalam perjalanan menuju bandara. Ia melihat seorang anak perempuan berusia sekitar 10–14 tahun berjalan sendirian di pinggir jalan tol Kamal, Jakarta, sambil menangis tanpa alas kaki.
Melihat kondisi itu, Zaskia langsung merasa khawatir. Ia menilai situasi tersebut membahayakan anak sekaligus pengendara lain. Karena sedang mengejar jadwal penerbangan, ia tidak bisa langsung turun ke lokasi dan hanya memantau dari dalam mobil.
Laporkan ke Pihak Jalan Tol
Zaskia kemudian menghubungi pihak Jasa Marga untuk melaporkan keberadaan anak tersebut. Petugas segera merespons dan melakukan pengecekan di lokasi. Namun, penanganan awal hanya membawa anak itu keluar dari area tol, yang sempat membuat Zaskia kecewa karena berharap anak tersebut langsung mendapat pendampingan Dinas Sosial.
Proses Pencarian Berlanjut
Setelah itu, kabar mengenai anak tersebut terus berkembang. Ada pihak yang merasa mengenali ciri anak itu sebagai anggota keluarga yang hilang. Petugas kembali melakukan pencarian pada malam hari.
Zaskia juga aktif memantau informasi dari media sosial untuk membantu mempercepat proses pencarian. Ia kemudian mendapatkan informasi tambahan dari warga yang melihat anak tersebut di sekitar permukiman.
Ditemukan dalam Kondisi Pingsan
Dalam proses pencarian, anak perempuan itu ditemukan dalam kondisi pingsan di jalan. Petugas langsung membawanya ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan perawatan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan anak tersebut baru mengalami menstruasi pertama. Ia kemudian menjalani rawat inap dan mendapat pendampingan dari Dinas Sosial setempat.
Selama perawatan, anak itu beberapa kali berbicara menggunakan bahasa Inggris, sehingga memunculkan dugaan bahwa ia memiliki latar belakang pendidikan yang baik.
Kembali ke Keluarga
Setelah melalui proses pendampingan, anak yang diketahui bernama Afifa akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya. Zaskia mengonfirmasi kabar tersebut dan menyebut proses ini berjalan berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial dan relawan.
Ia juga menegaskan bahwa pendampingan terhadap anak tersebut masih akan terus berlanjut agar kondisinya tetap terpantau.
Zaskia menyebut kejadian ini sebagai pengalaman yang berakhir baik dan penuh rasa syukur karena anak tersebut akhirnya kembali ke keluarga. (nr*)









