Padang Pariaman, seriusnews.id – Seorang remaja berusia 13 tahun asal Pekanbaru mengalami musibah remaja hanyut Pantai Gasan setelah ombak menyeretnya saat mandi di Pantai Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Hingga Sabtu malam, tim gabungan masih mencari korban bernama Rafi Rapa Maulana di kawasan pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian.
Korban mandi di tepi pantai bersama seorang rekannya. Beberapa saat kemudian, ombak besar datang dan menyeret korban ke tengah laut hingga hilang dari pandangan.
Warga yang melihat kejadian itu langsung mencari korban. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga warga segera melaporkan peristiwa itu kepada petugas.
Tim SAR Langsung Bergerak Usai Menerima Laporan Dari Camat
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menerima laporan kondisi membahayakan manusia dari Camat Batang Gasan, Syafrizal, pada Sabtu pukul 18.22 WIB.
Unit Siaga SAR Agam langsung merespons laporan tersebut. Tim penyelamat segera berangkat menuju Pantai Gasan Gadang untuk memulai operasi pencarian.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengatakan tim rescuer mulai bergerak pada pukul 18.36 WIB.
“Tim rescuer dari Unit Siaga SAR Agam telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban,” kata Hendri dalam keterangan tertulis.
Sebanyak tujuh personel mengikuti operasi tersebut. Tim memusatkan pencarian di titik Last Known Position (LKP) pada koordinat 0°28’1.49″S – 99°59’49.95″T.
Selain itu, tim juga membawa peralatan SAR air, perlengkapan medis darurat, serta perangkat komunikasi lapangan. Seluruh perlengkapan itu membantu proses pencarian di kawasan pantai maupun perairan sekitar lokasi.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 27,5 kilometer dari Unit Siaga SAR Agam. Tim menempuh perjalanan darat sekitar satu jam sebelum memulai pencarian.
Cuaca Cerah Membantu Tim Melanjutkan Operasi Pencarian Korban Hingga Malam
Cuaca di Pantai Gasan Gadang tetap cerah selama operasi berlangsung. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 4 knot sehingga tim dapat menyisir area pencarian bersama masyarakat dan unsur terkait.
Tim gabungan menyisir kawasan perairan yang menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Tim juga memeriksa sepanjang garis pantai untuk memperluas area pencarian.
Hingga berita ini diterbitkan, tim belum menemukan Rafi Rapa Maulana. Tim SAR terus melanjutkan operasi sesuai prosedur yang berlaku.
Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi selama proses pencarian berlangsung. Tim akan meneruskan operasi sampai menemukan korban atau sampai evaluasi lapangan menentukan langkah berikutnya.(ar)









