Jadwal Puasa Arafah–Tarwiyah 2026 Terbit, Ini Ketentuan bagi yang Masih Punya Utang Puasa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi puasa. Jadwal Puasa Arafah hingga Tarwiyah 2026, Bolehkah Dilakukan meski Belum Mengganti Puasa Ramadhan?(Freepik)

Ilustrasi puasa. Jadwal Puasa Arafah hingga Tarwiyah 2026, Bolehkah Dilakukan meski Belum Mengganti Puasa Ramadhan?(Freepik)

Jakarta, seriusnews.id-Jelang Idul Adha 2026, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, termasuk Puasa Tarwiyah dan Arafah. Keduanya menjadi amalan penting di awal bulan Zulhijah.

Puasa Tarwiyah berlangsung pada 8 Zulhijah, sedangkan Puasa Arafah pada 9 Zulhijah, sehari sebelum Idul Adha.

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan penetapan tersebut, jadwal puasa sebagai berikut:

Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026 (8 Zulhijah 1447 H)
Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026 (9 Zulhijah 1447 H)

Baca Juga :  Mulai Hari 7 Amalan Pagi Ini agar Rezeki Datang Tak Terduga

Puasa Arafah dan Tarwiyah bersifat sunnah. Umat Islam mendapat pahala saat menjalankannya dan tidak berdosa jika meninggalkannya. Banyak ulama menilai Puasa Arafah lebih utama karena dapat menghapus dosa kecil setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, menegaskan umat Islam boleh menjalankan Puasa Arafah tanpa Puasa Tarwiyah karena keduanya berdiri sendiri.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Miftahul Huda, menjelaskan Puasa Arafah tetap sah meski seseorang masih memiliki utang puasa Ramadhan. Ia menyebut Puasa Arafah termasuk ibadah yang waktunya terbatas sehingga umat Islam tidak bisa menggesernya ke hari lain.

Baca Juga :  Cat Mobil Cepat Kusam? PPF Jadi Solusi Perlindungan Maksimal

Ia juga menjelaskan umat Islam bisa mengqada puasa Ramadhan setelah Puasa Arafah, atau menggabungkan niat qada dan Puasa Arafah sekaligus. Ulama Syafi’iyah membolehkan kedua niat tersebut.

Puasa Tarwiyah dan Arafah berjalan seperti puasa sunnah lainnya. Umat Islam memulai dengan niat sebelum Subuh, menahan makan dan minum, menjaga perilaku, memperbanyak doa, dan berbuka saat Magrib. (nr*)

Berita Terkait

Desa Batang Tajongkek Raih Juara Umum MTQ IX Pariaman Selatan
Jemaah Haji Agam 2026 Resmi Dikukuhkan, Kemenhaj Sumbar Tekankan Pentingnya Menjaga Kemabruran
Makmurkan Rumah Ibadah, Pemprov Sumbar Benahi Kualitas Akustik Masjid
Sukses Berdayakan Ekonomi, UPZ Baznas Semen Padang Rampungkan Program Kambing Etawa di Padayo
Desa Naras Hilir Raih Juara Umum MTQ Pariaman Utara 2026
Perkuat Karakter Pelajar, Pemkot Padang Resmi Luncurkan Program 3T
Musda XI MUI: Mahyeldi Tegaskan Peran Strategis Ulama Sumbar Jaga Falsafah ABS-SBK
Perkuat Penegakan Hukum, Polda Sumbar dan MUI Sepakati Standardisasi Saksi Ahli Keagamaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

Desa Batang Tajongkek Raih Juara Umum MTQ IX Pariaman Selatan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:00 WIB

Jemaah Haji Agam 2026 Resmi Dikukuhkan, Kemenhaj Sumbar Tekankan Pentingnya Menjaga Kemabruran

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

Makmurkan Rumah Ibadah, Pemprov Sumbar Benahi Kualitas Akustik Masjid

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sukses Berdayakan Ekonomi, UPZ Baznas Semen Padang Rampungkan Program Kambing Etawa di Padayo

Senin, 13 Juli 2026 - 16:00 WIB

Desa Naras Hilir Raih Juara Umum MTQ Pariaman Utara 2026

Berita Terbaru

Gubernur Sumbar sebut stok Bio Solar aman. Masalah utama terletak pada kendala distribusi dan penyalahgunaan barcode di SPBU.(Ilustrasi poto: AI).

Regional

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:00 WIB