BPBD Aceh Barat Siagakan Personel, Banjir Luapan Rendam Pante Ceureumen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir mulai merendam permukiman masyarakat di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (14/6/2026) sore. (ANTARA )

Banjir mulai merendam permukiman masyarakat di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (14/6/2026) sore. (ANTARA )

Aceh, seriusnews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat meningkatkan kesiapsiagaan setelah banjir luapan menggenangi wilayah Kecamatan Pante Ceureumen. Kondisi banjir Aceh Barat terkini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut selama dua hari berturut-turut.

BPBD Aceh Barat menurunkan personel ke lapangan untuk memantau langsung kondisi air di titik-titik rawan. Petugas juga bergerak cepat mengawasi perubahan debit Sungai Krueng Meureubo yang meluap pada Minggu sore.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu dan hilir memicu kenaikan debit sungai. Kondisi ini membuat air sungai melampaui kapasitas dan masuk ke permukiman warga.

“Banjir luapan ini terjadi akibat tingginya curah hujan sejak dua hari belakangan ini,” kata Teuku Ronal kepada wartawan, Minggu malam.

Empat Desa Terendam Luapan Air

Air mulai masuk ke permukiman sejak Minggu sore dan merendam sejumlah wilayah di Pante Ceureumen. Empat desa terdampak meliputi Gampong Canggai, Gampong Lawet, Gampong Seumantok, serta beberapa titik lainnya di kecamatan tersebut.

Baca Juga :  Sumatera Barat Jadi Pusat Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko Apresiasi Sinergi Pengabdian

Hujan yang turun terus-menerus di wilayah hulu mempercepat peningkatan debit Sungai Krueng Meureubo. Kondisi ini mendorong air sungai keluar dari alurnya dan mengalir ke area permukiman warga.

Petugas mencatat ketinggian air berada pada kisaran 20 hingga 49 sentimeter. Air menggenangi halaman rumah warga dan mulai masuk ke sebagian rumah di beberapa titik.

BPBD Aceh Barat menyampaikan bahwa kondisi banjir saat ini masih terkendali. Tinggi air berada di level mata kaki hingga betis orang dewasa, sehingga aktivitas warga masih dapat berjalan terbatas.

Warga memilih tetap tinggal di rumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi ke posko darurat. Mereka mengamankan barang-barang penting sambil memantau perkembangan situasi.

Petugas BPBD terus bergerak di lapangan untuk memastikan tidak terjadi kenaikan air secara tiba-tiba. Koordinasi juga berjalan dengan aparat desa untuk mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat.

Pemantauan Ketat di DAS Krueng Meureubo

BPBD Aceh Barat memperketat pemantauan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo. Petugas mengawasi perubahan debit air secara berkala untuk mengantisipasi potensi kenaikan susulan.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Pasaman Truk Terperosok Masuk Jurang Bonjol

Tim lapangan juga melaporkan kondisi terbaru secara rutin kepada posko BPBD. Langkah ini membantu pemerintah daerah mengambil tindakan cepat jika situasi berubah.

Teuku Ronal menegaskan BPBD terus memperbarui data terkait wilayah terdampak serta jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. Tim melakukan pendataan langsung di lokasi untuk memastikan informasi tetap akurat.

BPBD Aceh Barat mengingatkan warga di sepanjang aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih berpotensi tinggi dapat memicu kenaikan air secara cepat.

Warga diminta tetap siaga, terutama pada malam hari ketika intensitas hujan cenderung meningkat. BPBD juga meminta masyarakat segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air.

Dengan kondisi cuaca yang belum stabil, BPBD Aceh Barat tetap menempatkan personel siaga penuh di lapangan untuk mengantisipasi perkembangan banjir di wilayah Pante Ceureumen.(ar)

Berita Terkait

Dampak Cuaca Ekstrem Kota Padang: BPBD Evakuasi Warga dan Bersihkan Pohon Tumbang
Bank Nagari Salurkan Bantuan Banjir untuk Korban di Padang
Pemko Padang Targetkan Pembersihan 92 Sekolah Terdampak Banjir Tuntas Hari Ini
Tanggap Darurat Banjir, Pemko Padang dan BNPB Tinjau Lokasi Kuranji
Pemko Padang Gandeng APPMBGI Sumbar Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Gubernur Sumbar Turunkan Alat Berat Normalisasi Aliran Sungai Kuranji Padang
Pemko Padang Gerak Cepat Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Permukiman
Kecelakaan Beruntun di Pasaman Truk Terperosok Masuk Jurang Bonjol
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Dampak Cuaca Ekstrem Kota Padang: BPBD Evakuasi Warga dan Bersihkan Pohon Tumbang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bank Nagari Salurkan Bantuan Banjir untuk Korban di Padang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Pemko Padang Targetkan Pembersihan 92 Sekolah Terdampak Banjir Tuntas Hari Ini

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Banjir, Pemko Padang dan BNPB Tinjau Lokasi Kuranji

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemko Padang Gandeng APPMBGI Sumbar Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Melalui Tim Reaksi Cepat Bank Nagari Tanggap Bencana (TRC BNTB), Bank Nagari bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Regional

Bank Nagari Salurkan Bantuan Banjir untuk Korban di Padang

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:59 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan rancangan KUA PPAS 2027 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Pariaman Sampaikan Rancangan KUA PPAS 2027 Ke DPRD

Rabu, 5 Agu 2026 - 21:00 WIB