Kota Padang, seriusnews.id – Arus kendaraan di kawasan Panorama Satu, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kota Padang, sempat melambat pada Rabu (17/6) setelah truk tronton Sitinjau Lauik yang mengangkut crude palm oil (CPO) mengalami kerusakan saat melewati jalur pendakian.
Posisi kendaraan yang berhenti di area tanjakan membuat ruang gerak kendaraan dari dua arah menyempit. Kondisi tersebut memicu antrean dan memperlambat perjalanan pengguna jalan.
Petugas kepolisian segera mengatur pergerakan kendaraan untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Polisi menerapkan sistem buka tutup agar kendaraan tetap dapat melewati lokasi secara bergantian.
Truk Berhenti di Tanjakan, Antrean Kendaraan Memanjang
Gangguan lalu lintas muncul karena truk berhenti di salah satu titik pendakian yang memiliki lebar jalan terbatas. Kendaraan dari arah Padang maupun Solok harus menunggu giliran untuk melintas.
Salah seorang pengendara, Roni, mengatakan antrean kendaraan sempat memanjang karena posisi truk berada di jalur yang sempit.
“Arus kendaraan sempat tersendat karena truk berhenti di tanjakan. Petugas langsung mengatur lalu lintas dengan sistem buka tutup agar kendaraan tetap bisa melintas,” ujarnya.
Pengaturan lalu lintas membantu menjaga arus kendaraan tetap bergerak. Meski kendaraan berjalan lebih lambat, jalur tidak sampai berhenti total.
Satlantas Turun Langsung ke Lokasi
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, membenarkan adanya truk tronton bermuatan CPO yang mengalami kerusakan di kawasan Panorama Satu Sitinjau Lauik.
Satlantas Polresta Padang langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mempercepat proses penanganan.
“Kami memberlakukan sistem buka tutup sementara guna mengantisipasi kemacetan panjang dan menjaga keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan Sitinjau Lauik,” kata AKP Riwal Maulidinata.
Personel di lapangan mengatur kendaraan secara bergantian dan memastikan proses evakuasi berjalan tanpa mengganggu arus lalu lintas lebih luas.
Polisi meminta seluruh pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan saat melewati kawasan Sitinjau Lauik. Pengendara juga perlu mengikuti arahan petugas agar arus kendaraan tetap tertib.
Selain itu, polisi mengingatkan pengguna jalan untuk menjaga jarak aman dan tidak memaksakan kendaraan saat melintasi jalur menanjak.
Selama proses penanganan berlangsung, kendaraan tetap dapat melewati jalur Padang–Solok dengan pola buka tutup. Langkah tersebut membantu menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mengurangi risiko antrean yang lebih panjang.
Kejadian ini kembali menunjukkan pentingnya pengaturan cepat ketika kendaraan mengalami kendala(ar)









