Sumatera Barat, seriusnews.id – Dalam pergerakan Semen Padang FC transfer Ikram dan David, manajemen resmi memulangkan Ikram Algiffari serta mendatangkan David Maulana pada Rabu (17/6/2026). Dengan demikian, klub mempertegas ambisi besar untuk bersaing di papan atas Liga 2.
Sementara itu, manajemen Semen Padang FC langsung menegaskan target utama musim ini, yaitu promosi ke Liga 1. Oleh karena itu, klub mulai membangun skuad yang lebih seimbang dan kompetitif sejak awal.
Di bawah arahan pelatih Nil Maizar, tim pelatih terus menyusun komposisi terbaik. Selain itu, mereka juga menilai setiap lini membutuhkan tambahan kualitas dan kedalaman.
Ikram Algiffari Kembali Perkuat Lini Belakang
Selanjutnya, Semen Padang FC memulangkan Ikram Algiffari setelah masa peminjaman di FC Bekasi City berakhir. Klub memberi kesempatan itu agar sang kiper mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Kini, Ikram kembali dengan pengalaman yang lebih matang. Di sisi lain, ia juga membawa reputasi sebagai salah satu kiper muda terbaik Indonesia.
Ia lahir di Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada 6 Juni 2006, dan memiliki tinggi 185 sentimeter. Kemudian, ia menarik perhatian publik saat tampil di Piala Dunia U-17 2023 bersama Timnas Indonesia U-17.
Tidak hanya itu, ia juga berperan penting saat Timnas Indonesia U-19 menjuarai ASEAN U-19 Boys Championship. Bahkan, ia meraih penghargaan individu sebagai kiper terbaik turnamen tersebut.
David Maulana Tambah Kreativitas Lini Tengah
Di sisi lain, Semen Padang FC juga memperkuat lini tengah dengan mendatangkan David Maulana secara bebas transfer. Klub merekrutnya setelah kontraknya bersama Persiku Kudus berakhir.
Pemain kelahiran Sei Rotan, 25 Februari 2002 itu langsung diproyeksikan sebagai pengatur ritme permainan. Selain itu, ia dikenal memiliki visi bermain yang tajam serta distribusi bola yang akurat.
Kariernya berkembang sejak di PSMS Medan, kemudian berlanjut ke Barito Putera. Setelah itu, ia sempat mencicipi pengalaman di Eropa bersama HNK Rijeka dan NK Pomorac.
Setelah kembali ke Indonesia, ia memperkuat Bhayangkara FC dan Persiku Kudus. Lebih lanjut, ia juga pernah memimpin Timnas Indonesia U-16 sebagai kapten saat juara Piala AFF U-16 2018.
Kemudian, pelatih Nil Maizar memberikan respons positif atas kedatangan dua pemain tersebut. Ia menilai keduanya langsung menambah kualitas tim secara signifikan.
Menurutnya, Ikram memperkuat stabilitas pertahanan, sementara David meningkatkan kreativitas di lini tengah. Dengan demikian, tim memiliki keseimbangan yang lebih baik di dua sektor penting.
Selain itu, ia menegaskan bahwa persaingan internal akan semakin ketat dan sehat. Hal ini dinilai penting untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Ambisi Kembali ke Liga 1
Pada akhirnya, Semen Padang FC menatap Liga 2 2026/2027 dengan optimisme tinggi. Klub terus menyusun strategi agar mampu bersaing sejak awal musim.
Dengan kombinasi pemain muda potensial, pengalaman internasional, serta racikan pelatih Nil Maizar, Kabau Sirah berharap bisa tampil stabil.
Oleh karena itu, pergerakan transfer ini tidak hanya menjadi penguatan skuad, tetapi juga sinyal kuat ambisi klub. Target utama tetap jelas: kembali ke Liga 1 dan mengembalikan kejayaan Semen Padang FC di sepak bola nasional.(ar)









