Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Pertalite Mulai Dimatangkan Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembelian BBM Subsidi, Orang Kaya Bakal Dilarang Beli Pertalite.(ilustrasi poto: fajarharapan.id).

Pembelian BBM Subsidi, Orang Kaya Bakal Dilarang Beli Pertalite.(ilustrasi poto: fajarharapan.id).

Jakarta, seriusnews.id – Pemerintah sedang merancang regulasi baru untuk menata penyaluran bahan bakar minyak. Langkah ini bertujuan agar konsumen BBM bersubsidi jenis Pertalite tepat sasaran.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengkaji skema pembatasan bagi kelompok masyarakat mampu. Kebijakan ini akan menahan laju perpindahan pengguna bahan bakar nonsubsidi ke produk subsidi.

Perubahan pola konsumsi masyarakat memicu penumpukan kendaraan di berbagai lokasi pengisian bahan bakar. Fenomena ini memicu antrean panjang pada sejumlah titik SPBU di wilayah Sulawesi Selatan.

Bahlil mengimbau pemilik mobil mewah agar menyadarkan diri dengan membeli bahan bakar nonsubsidi. Pengendara berpenghasilan cukup sudah seharusnya menggunakan produk nonsubsidi secara mandiri.

Baca Juga :  BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Senin

Pemerintah menegaskan pentingnya pengaturan tata kelola penyaluran energi di seluruh daerah. Negara ingin memastikan dana bantuan mengalir langsung kepada masyarakat kurang mampu.

Selain persoalan pergeseran konsumen, pemerintah menelusuri indikasi kecurangan dalam penyaluran bahan bakar. Penyelidik menemukan indikasi keterlibatan pihak tertentu yang memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.

Pengusutan Dugaan Penimbunan Bahan Bakar

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman mengungkap modus operandi berupa perombakan tangki kendaraan. Pelaku mengubah ukuran tangki agar menampung pasokan melebihi batas standar pabrikan.

Kapasitas penampungan BBM pada kendaraan modifikasi tersebut melonjak sangat tinggi dari batas normal. Tangki rakitan dapat menguras pasokan minyak hingga 50 sampai 75 persen lebih banyak.

Baca Juga :  Era AI Mengubah Segalanya, Jensen Huang Sebut Jurusan Kuliah Tak Terlalu Penting

Pemerintah bersama aparat penegak hukum dan PT Pertamina Persero mengusut dugaan penimbunan bahan bakar di Makassar. Tim gabungan memperketat pengawasan area SPBU untuk menghentikan praktik ilegal tersebut.

Bahlil menjamin ketersediaan pasokan energi nasional tetap aman meskipun antrean panjang terjadi di Sulawesi Selatan. Masyarakat sebaiknya tidak panik karena cadangan bahan bakar nasional masih memenuhi batas minimal.

Stok cadangan minyak nasional saat ini mampu memenuhi kebutuhan seluruh wilayah Indonesia selama 18 hingga 20 hari. Pemerintah memfokuskan penanganan pada penataan distribusi agar bahan bakar bersubsidi sampai ke penerima hak.(ar)

Berita Terkait

Cegah PHK Pegawai Daerah, Pemerintah Tambah TKD Rp18,9 Triliun
Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Reshuffle Kabinet
Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara
Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat
BMKG Deteksi 2.671 Titik Panas di Sumatera, Sumsel dan Riau Tertinggi
Cara Cek Desil Bansos DTSEN dan Pemutakhiran Data Kesejahteraan
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Desember 2026
Prabowo Setujui Usulan BNPB Soal Gudang Logistik Bencana Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:28 WIB

Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi Pertalite Mulai Dimatangkan Pemerintah

Sabtu, 19 September 2026 - 20:03 WIB

Cegah PHK Pegawai Daerah, Pemerintah Tambah TKD Rp18,9 Triliun

Senin, 14 September 2026 - 16:40 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Reshuffle Kabinet

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 20:32 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB