Kota Padang, seriusnews.id – Purna Paskibraka Kota Padang angkatan 2025 memulai babak baru setelah menuntaskan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Pada Sabtu (20/6/2026), mereka resmi bergabung dalam Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan menjalankan peran sebagai Duta Pancasila Kota Padang.
Pelantikan ini membuka ruang pengabdian yang lebih luas. Mereka tidak lagi hanya tampil dalam upacara kenegaraan, tetapi juga mengambil peran langsung di tengah masyarakat.
Mewakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Nofiandi Amir, melepas para anggota Paskibraka secara resmi.
Dalam sambutannya, Nofiandi mengingatkan bahwa generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, pemuda perlu hadir sebagai penggerak perubahan dan penjaga persatuan.
Dari Petugas Upacara Menjadi Teladan Masyarakat
Nofiandi menegaskan bahwa pemuda memegang posisi penting dalam pembangunan bangsa. Mereka juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan di tengah perubahan zaman.
Menurutnya, Purna Paskibraka tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Mereka perlu menunjukkan nilai Pancasila melalui tindakan dan perilaku sehari-hari.
“Sebagai Purna Paskibraka Indonesia Kota Padang dan Duta Pancasila, adik-adik harus mampu menjadi contoh dalam sikap, perilaku, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Jadilah generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Nofiandi.
Pesan tersebut mempertegas arah pembinaan generasi muda. Karakter dan kepedulian sosial menjadi bagian utama dari pengabdian mereka.
Hadapi Tantangan Era Digital dengan Nalar Kritis
Kesbangpol Kota Padang menilai perubahan peran ini semakin penting di tengah derasnya arus globalisasi. Teknologi informasi berkembang cepat dan memengaruhi cara generasi muda menerima informasi.
Media sosial memberi banyak peluang sekaligus tantangan. Karena itu, para Duta Pancasila perlu memiliki kemampuan berpikir kritis.
Mereka diharapkan mampu menyaring informasi sebelum menyebarkannya. Selain itu, mereka harus tetap berpegang pada empat pilar kebangsaan.
Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dengan cara itu, generasi muda dapat mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas kebangsaan.
Pelantikan ini lahir dari kerja sama antara PPI Kota Padang dan Badan Kesbangpol Kota Padang. Kedua pihak membangun program berkelanjutan untuk membentuk karakter generasi muda.
Kolaborasi tersebut tidak hanya menekankan kemampuan teknologi. Program ini juga memperkuat rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sosial.
Ke depan, para Purna Paskibraka dan Duta Pancasila diharapkan segera menyusun program yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Mereka membawa bekal disiplin, integritas, dan pengalaman selama masa pembinaan. Modal tersebut diharapkan mendorong mereka ikut menggerakkan pembangunan daerah.
Melalui peran baru ini, generasi muda Kota Padang di harapkan mampu menjaga persatuan, memperkuat nilai Pancasila, dan memberi kontribusi nyata bagi Indonesia yang maju dan berkarakter.(ar)









