Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Jadi Momentum Diplomasi Indonesia–Belanda di Bukittinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan 100 tahun Jam Gadang memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah.( poto : dok. indonesia kaya )

Peringatan 100 tahun Jam Gadang memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah.( poto : dok. indonesia kaya )

Bukit Tinggi, seriusnews.id – Diplomasi Indonesia Belanda Bukittinggi menjadi fokus utama dalam peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Momentum ini menguatkan hubungan Indonesia dan Belanda melalui sejarah, budaya, pendidikan, dan kerja sama masyarakat.

Seminar internasional bertajuk “Bridging Friendship: Strengthening Indonesia–Netherlands Diplomatic Ties via Bukittinggi–Amsterdam” berlangsung di pelataran Jam Gadang pada Sabtu malam (20/6/2026). Acara ini menghadirkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan delegasi dari dua negara.

Fadli Zon Tekankan Nilai Sejarah dan Diplomasi Budaya

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menilai peringatan satu abad Jam Gadang memiliki nilai sejarah yang kuat. Ia juga menyoroti dampaknya pada ekonomi, pariwisata, dan diplomasi internasional.

Ia menyebut Jam Gadang sebagai simbol perjalanan Minangkabau dan sejarah kemerdekaan Indonesia. Ia juga menegaskan peran penting Bukittinggi dalam sejarah nasional, termasuk sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Fadli mendorong penguatan identitas Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan. Ia juga menekankan pentingnya promosi budaya dan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Dongkrak Ekonomi Kota Pariaman

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan bahwa diplomasi tidak hanya berjalan di tingkat pusat. Daerah juga dapat memperkuat hubungan internasional.

Ia melihat peluang kerja sama Bukittinggi dan Amsterdam di banyak bidang. Di antaranya pendidikan, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan arsip sejarah.

Ia juga menyoroti keunggulan Belanda dalam pengelolaan air, teknologi pertanian, dan ekonomi hijau. Menurutnya, Sumatera Barat dapat belajar dari pengalaman tersebut untuk mempercepat pembangunan.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyebut seminar ini sebagai bagian penting dari peringatan 100 tahun Jam Gadang. Ia juga menegaskan peran acara ini dalam memperkenalkan sejarah Bukittinggi ke dunia.

Pemko Bukittinggi menawarkan sejumlah kerja sama. Program itu mencakup arsip digital Indonesia–Belanda, museum digital, pertukaran pelajar, dan penguatan riset.

Pemkot juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya. Selain itu, ia menargetkan penguatan wisata sejarah sebagai daya tarik global.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Agam, RAC Diciduk Saat Tertidur

Belanda Lihat Hubungan dengan Minangkabau Semakin Kuat

Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menilai hubungan kedua negara terus berkembang. Ia melihat kerja sama berjalan baik di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi.

Ia menyebut Jam Gadang sebagai simbol sejarah penting. Menurutnya, simbol itu memperkuat hubungan masyarakat Indonesia dan Belanda.

Ia juga menilai hubungan Belanda dengan masyarakat Minangkabau memiliki dasar kuat. Ia berharap kerja sama ini memberi manfaat untuk generasi mendatang.

Seminar internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan pemerintah dari dua negara. Mereka membahas peluang kerja sama baru yang lebih luas.

Forum ini juga membuka ruang dialog yang lebih intens. Para peserta mendorong kolaborasi di bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif.

Peringatan 100 tahun Jam Gadang memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah. Kota ini juga semakin dilihat sebagai jembatan diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.(ar)

Berita Terkait

Dermaga Apung Rusak, Kunjungan Wisatawan Pulau Angso Duo Pariaman Anjlok
Polda Sumbar Gandeng Dispar dan Satpol PP Perkuat Pengamanan Wisata
Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah
Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang
Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026
Nasi Kapau Uni Cah Bukittinggi Kuliner Legendaris yang Menggugah Selera
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Sumbar Melonjak Tajam Lewat Bandara Minangkabau
Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Dongkrak Ekonomi Kota Pariaman
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dermaga Apung Rusak, Kunjungan Wisatawan Pulau Angso Duo Pariaman Anjlok

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:16 WIB

Polda Sumbar Gandeng Dispar dan Satpol PP Perkuat Pengamanan Wisata

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Padang Muda Bersakato YCC: Langkah Nyata Pemuda Menginspirasi Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:00 WIB

Takana Nasi Padang Hadirkan Destinasi Kuliner Premium di Padang

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:30 WIB

Jadwal Lengkap Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Padang meresmikan kemitraan Sister City Padang bersama Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Perbarui Kemitraan Sister City Hildesheim Jerman

Jumat, 7 Agu 2026 - 02:00 WIB

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB