LAM-SAK Dorong Pelestarian Budaya Lewat Pengajian Adat Kerinci di Mukai Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poto bersama setelah melakukan pengajian adat di Kerinci.( poto : Hesty )

poto bersama setelah melakukan pengajian adat di Kerinci.( poto : Hesty )

Kerinci, seriusnews.id – Pengajian adat di Kerinci merupakan fokus Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci (Lembaga Adat Melayu Sakti Alam Kerinci) dalam menjaga keberlanjutan nilai budaya di tengah masyarakat. Lembaga adat ini aktif turun ke desa untuk memperkuat pemahaman adat.

Sekretaris Jenderal LAM-SAK, Safwandi, hadir dalam pengajian adat di Desa Mukai Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, pada Minggu (21/06/2026). Ia hadir untuk memperkuat komunikasi adat dan mendorong generasi muda tetap mengenal warisan leluhur.

Pengajian Adat Jadi Ruang Belajar Tambo

LAM-SAK menilai pengajian adat menjadi ruang penting untuk mempelajari sejarah dan tambo Kerinci. Kegiatan ini juga menjaga agar nilai-nilai adat tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Safwandi menekankan bahwa masyarakat perlu menjaga kegiatan adat tanpa bergantung sepenuhnya pada dukungan anggaran. Ia meminta masyarakat tetap aktif melanjutkan kegiatan meski menghadapi keterbatasan.

Ia menjelaskan bahwa pengajian adat berperan langsung dalam menjaga pengetahuan budaya tetap tersampaikan kepada generasi muda. Tanpa kegiatan ini, ia menilai banyak nilai adat bisa hilang.

Baca Juga :  Semarak Pawai Pembangunan Sungai Penuh Sambut HUT Ke-81 RI

“Jangan sampai karena belum adanya dukungan anggaran dari pemerintah desa, semangat pengajian adat menjadi hilang. Jika kegiatan seperti ini berhenti, lalu bagaimana generasi berikutnya mengenal dan memahami pedoman adat yang telah diwariskan oleh para pendahulu,” ujar Safwandi.

Safwandi juga mengajak seluruh unsur masyarakat desa untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama. Ia menilai hubungan sosial yang baik akan menjaga keberlangsungan kegiatan adat di tingkat desa.

Ia mendorong masyarakat untuk terus menggali nilai-nilai luhur, petuah adat, dan kearifan lokal. Menurutnya, adat tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dipelajari dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Apresiasi dari Pengurus Pengajian Adat

Ketua Pengajian “Menggali Tambo Alam Mukai Tinggi”, Logi Vlora, menyampaikan apresiasi atas kehadiran LAM-SAK. Ia menilai kunjungan tersebut memberi semangat baru bagi pengurus dan peserta pengajian.

Baca Juga :  Aksi Bersih Sungai Siulak Mukai Kerinci Wujudkan Semangat Kemerdekaan RI

Logi menegaskan bahwa pengajian adat Mukai Tinggi telah berjalan sejak 2015 dan tetap aktif hingga saat ini. Ia menyebut kegiatan ini menjadi salah satu wadah penting dalam menjaga warisan budaya.

“Kami sangat berterima kasih karena LAM-SAK berkenan datang memberikan arahan dan masukan untuk kemajuan pengajian adat kami ke depan,” kata Logi Vlora.

Pengajian adat Mukai Tinggi berlangsung rutin setiap malam Senin. Kegiatan ini menjadi ruang belajar masyarakat untuk memahami sejarah, tambo, dan nilai adat setempat.

Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu pengajian adat yang masih bertahan di Kecamatan Siulak Mukai. Warga berharap kegiatan ini terus berlanjut sebagai sarana pelestarian budaya.

Upaya pelestarian adat di Kerinci membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Sinergi antara lembaga adat dan warga menjadi kunci agar nilai budaya tetap hidup dan tidak tergerus zaman.(ar)

Berita Terkait

Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026
DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif
Tol Bukittinggi – Sicincin Pakai Terowongan Agar Tidak Membelah Wilayah Nagari
Wawako Azhar Hamzah Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi 2026
Komisi II DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang PBJT 10 Persen
Kemenag Sungai Penuh Pantau Olimpiade Madrasah Indonesia 2026
Wali Kota Yota Balad Sampaikan Nota Keuangan RAPBD-P Pariaman 2026, Pendapatan Daerah Naik
Wali Kota Pariaman Peletakan Batu Pertama Rumah Layak Huni
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:20 WIB

Bupati Monadi Resmi Menutup Festival Kopi Kerinci Tanah Surga 2026

Jumat, 18 September 2026 - 12:53 WIB

DP3AP2KB Kota Padang Latih Pengurus Panti Asuhan Terapkan Pola Asuh Positif

Jumat, 18 September 2026 - 12:49 WIB

Tol Bukittinggi – Sicincin Pakai Terowongan Agar Tidak Membelah Wilayah Nagari

Senin, 14 September 2026 - 16:47 WIB

Wawako Azhar Hamzah Dukung Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:53 WIB

Komisi II DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang PBJT 10 Persen

Berita Terbaru

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., hadir menyambut para peserta dan pengurus APWI.(poto: kominfo).

Pemerintahan

Jamnas APWI IV NTB Mendorong Inovasi Birokrasi ASN

Senin, 21 Sep 2026 - 09:35 WIB