Kota Padang, seriusnews.id – Masjid Baiturrahman Muhammadiyah Padang resmi beroperasi sebagai masjid setelah Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meresmikan peningkatan status Musala Baiturrahman di Kelurahan Batung Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, Jumat (26/6/2026).
Peresmian itu sekaligus menjadi langkah awal penguatan program Smart Surau yang menggabungkan pembinaan keagamaan dengan pemanfaatan teknologi digital.
Maigus Nasir membuka papan nama masjid sebagai tanda perubahan status rumah ibadah tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama pengurus dan masyarakat yang berhasil mewujudkan peningkatan status musala menjadi masjid.
Masjid Menjadi Pusat Pembinaan Umat Secara Modern Berkelanjutan
Maigus Nasir mengajak pengurus mengembangkan fungsi masjid secara lebih luas. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial.
Karena itu, ia berharap Masjid Baiturrahman Muhammadiyah mampu memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program yang berkelanjutan.
“Kami mengucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Baiturrahman Muhammadiyah ini. Semoga masjid ini dapat menjadi pusat pelaksanaan berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah yang dijalankan Muhammadiyah, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat dan masyarakat,” ujar Maigus Nasir.
Selain itu, Maigus meminta seluruh pengurus menerapkan tata kelola masjid yang modern. Ia menilai pengelolaan yang baik akan memperkuat pelayanan kepada jamaah.
Selanjutnya, ia menjelaskan tiga fungsi utama masjid. Ketiga fungsi tersebut meliputi manajemen operasional, kegiatan kemakmuran, dan pemeliharaan fasilitas.
Dengan demikian, masjid dapat berkembang menjadi pusat pendidikan, pembinaan sosial, pemberdayaan ekonomi, sekaligus wadah pengembangan potensi masyarakat di sekitarnya.
Smart Surau Dorong Literasi Digital Generasi Muda Islami Berkelanjutan
Selain menguatkan tata kelola masjid, Maigus Nasir juga mengajak seluruh pengurus mendukung program Smart Surau milik Pemerintah Kota Padang. Program itu bertujuan membentuk generasi muda yang religius sekaligus mampu memanfaatkan teknologi digital.
Adapun Smart Surau menghadirkan sejumlah program prioritas. Pemerintah menyiapkan Subuh Mubarakah, revisi kurikulum MDTA dan TQA, Remaja Reborn, ruang pembelajaran digital, serta fasilitas Wi-Fi gratis di masjid.
“Kami berharap kehadiran masjid ini dapat menjadi penopang program Smart Surau. Program ini memiliki sejumlah agenda strategis, di antaranya Subuh Mubarakah, Revisi Kurikulum MDTA atau TQA, Remaja Reborn, serta penyediaan ruang pembelajaran digital dan fasilitas Wi-Fi gratis di masjid,” kata Maigus.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pengurus ikut menyukseskan program tersebut. Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan masjid sebagai pusat pembelajaran agama sekaligus literasi digital.
Pengurus Masjid Siapkan Guru Perkuat Program Smart Surau Bersama
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Baiturrahman Muhammadiyah, Taufik Amran, menegaskan komitmen pengurus untuk mendukung seluruh program Pemerintah Kota Padang. Ia memastikan Smart Surau menjadi salah satu prioritas di lingkungan masjid.
Sebagai langkah nyata, pengurus menyiapkan tiga tenaga pendidik. Mereka akan mengajar pada madrasah diniyah awaliyah dan madrasah diniyah wustha yang berlangsung di lingkungan masjid.
“Kami siap melaksanakan program-program yang telah dicanangkan oleh Bapak Wali Kota Padang, terutama Smart Surau. Sebagai langkah nyata, kami juga telah menyiapkan tiga orang tenaga pendidik untuk mendukung penyelenggaraan madrasah diniyah awaliyah dan wustha di lingkungan masjid,” tegas Taufik.
Dengan dukungan tersebut, pengurus berharap kegiatan pendidikan agama semakin berkembang. Selain itu, masjid juga dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda yang religius, berilmu, dan akrab dengan teknologi.
Pada akhirnya, sinergi antara Pemerintah Kota Padang dan pengurus Masjid Baiturrahman Muhammadiyah memperkuat fungsi rumah ibadah di tengah masyarakat. Tak hanya menjadi tempat salat, masjid juga mendorong pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan literasi digital melalui program Smart Surau.(ar)









