Kota Pariaman, seriusnews.id – Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 mencapai puncak pelaksanaan pada Minggu (28/6/2026). Ribuan masyarakat dan wisatawan memadati Kota Pariaman untuk menyaksikan tradisi budaya yang menjadi ikon pariwisata Sumatera Barat sekaligus masuk dalam 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyusun rangkaian kegiatan sejak dini hari hingga malam. Panitia memusatkan seluruh agenda di kawasan Pantai Gandoriah agar masyarakat lebih mudah mengikuti setiap prosesi.
Tradisi Tabuik terus hidup di tengah masyarakat Pariaman sebagai warisan budaya turun-temurun. Masyarakat mempertahankan tradisi tersebut karena setiap prosesi menyimpan nilai sejarah dan filosofi yang memperkuat identitas budaya daerah.
Prosesi Puncak Dimulai Sejak Pagi Hari
Panitia mengawali puncak kegiatan dengan prosesi Tabuik Naiak Pangkek pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Prosesi itu melintasi jalur Simpang Empat Pasar Rakyat sampai Simpang Kampung Cino.
Sejak pagi, warga dan wisatawan memenuhi jalur prosesi untuk menyaksikan setiap tahapan kegiatan. Antusiasme masyarakat menandai dimulainya seluruh agenda puncak Hoyak Tabuik tahun ini.
Panitia kemudian menghadirkan Panggung Hiburan Rakyat mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB di kawasan Muaro Pantai Gandoriah. Beragam pertunjukan seni dan hiburan mengisi panggung tersebut sebelum prosesi utama berlangsung.
Pengunjung memanfaatkan waktu siang untuk menikmati berbagai penampilan budaya. Suasana kawasan Pantai Gandoriah pun semakin ramai menjelang sore.
Pantai Gandoriah Jadi Pusat Perayaan Budaya
Memasuki pukul 16.00 WIB, masyarakat memusatkan perhatian ke Pantai Gandoriah. Panitia menggelar Acara Puncak Hoyak Tabuik hingga pukul 18.00 WIB di lokasi tersebut.
Prosesi Hoyak Tabuik menjadi atraksi budaya yang paling ditunggu masyarakat maupun wisatawan. Ribuan pengunjung setiap tahun datang ke Pariaman untuk menyaksikan langsung kemeriahan tradisi itu.
Setiap tahapan prosesi memperlihatkan kekayaan sejarah dan budaya masyarakat Pariaman. Tradisi tersebut juga memperkuat posisi Kota Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Sumatera Barat.
Masuknya Hoyak Tabuik ke dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 semakin meningkatkan daya tarik acara ini. Agenda budaya tersebut terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.
Prosesi Penutupan Berakhir di Laut
Panitia menutup seluruh rangkaian Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 melalui prosesi Tabuik Dibuang ka Lauik mulai pukul 18.00 WIB di Pantai Gandoriah.
Prosesi itu menandai berakhirnya seluruh rangkaian tradisi Tabuik yang berlangsung sejak pertengahan Juni. Ribuan pengunjung selalu menunggu momen penutupan karena prosesi tersebut menyatukan unsur sejarah, budaya, dan kearifan lokal.
Pemerintah Kota Pariaman mengajak masyarakat dan wisatawan menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan selama mengikuti seluruh kegiatan. Pemerintah juga berharap kehadiran pengunjung mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.(ar)









