Dharmasraya, seriusnews.id – Motor Cross Dharmasraya Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir dengan penyerahan trofi dan hadiah kepada para pemenang. Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyerahkan penghargaan tersebut di sela latihan menembak bersama di Lapangan Tembak Polres Dharmasraya, Sabtu (27/6/2026).
Penyerahan hadiah menjadi penutup seluruh rangkaian kejuaraan motor cross yang digelar Polres Dharmasraya dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Ajang ini menghadirkan kompetisi resmi bagi para pebalap untuk menunjukkan kemampuan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan sportivitas.
Kapolres Apresiasi Semangat Sportivitas Seluruh Pembalap Peserta Kejuaraan
Kapolres Dharmasraya memberikan apresiasi kepada seluruh pembalap yang mengikuti kejuaraan. Ia menilai para peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga ketertiban selama perlombaan berlangsung.
Menurutnya, semangat sportivitas menjadi nilai penting dalam setiap kompetisi. Karena itu, seluruh peserta diharapkan terus mempertahankan sikap tersebut saat mengikuti berbagai kejuaraan berikutnya.
“Selamat kepada para juara yang telah berhasil meraih prestasi. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena setiap perlombaan adalah pengalaman untuk menjadi lebih baik. Yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan dalam setiap pertandingan,” ujar Kapolres.
Kehadiran Bupati Dharmasraya dalam penyerahan hadiah juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga otomotif. Momen tersebut sekaligus menjadi penghargaan bagi para atlet yang telah berkompetisi secara sportif.
Kejuaraan Resmi Dorong Pembinaan Atlet Otomotif Generasi Muda Daerah
Kapolres menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan motor cross merupakan bagian dari komitmen Polres Dharmasraya dalam mendukung kegiatan positif bagi generasi muda. Melalui kompetisi resmi, para pembalap memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan di arena yang sesuai.
Ia menjelaskan bahwa kejuaraan seperti ini dapat mengarahkan minat generasi muda ke aktivitas yang lebih bermanfaat. Dengan demikian, mereka dapat menyalurkan hobi balap secara aman tanpa melakukan aksi balap liar di jalan raya.
Menurut Kapolres, pembinaan melalui perlombaan resmi juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet balap yang mampu mengharumkan nama daerah. Selain meningkatkan kemampuan teknik, para peserta juga belajar disiplin, mematuhi aturan, dan menghormati sesama pembalap.
“Kami berharap kejuaraan seperti ini dapat menjadi wadah lahirnya atlet-atlet balap yang berprestasi sekaligus mengurangi aksi balap liar. Salurkan hobi di tempat yang semestinya, patuhi aturan, dan jadilah pembalap yang membanggakan daerah,” katanya.
Harapan tersebut menjadi salah satu tujuan utama penyelenggaraan kejuaraan Motor Cross Dharmasraya Hari Bhayangkara ke-80. Selain menghadirkan kompetisi, kegiatan ini juga memperkuat pembinaan olahraga otomotif di daerah.
Pebalap Sijunjung Dominasi Kelas Raja Tanjakan Bergengsi Tahun Ini
Persaingan pada kelas Raja Tanjakan berlangsung sengit hingga akhir perlombaan. Namun, pebalap asal Tanjung Lolo, Kabupaten Sijunjung, berhasil mendominasi dengan merebut posisi juara pertama dan juara kedua.
Sementara itu, posisi juara ketiga menjadi milik pebalap asal SP 3, Kabupaten Dharmasraya. Hasil tersebut menutup seluruh rangkaian perlombaan yang berlangsung dalam suasana kompetitif dan tetap menjunjung sportivitas.
Kejuaraan Motor Cross Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan terus menjadi agenda pembinaan olahraga otomotif di Kabupaten Dharmasraya. Melalui kegiatan ini, pembalap muda memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat regional maupun nasional.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut juga memperkuat pesan penting mengenai keselamatan berkendara. Para peserta menunjukkan bahwa hobi balap dapat di salurkan melalui perlombaan resmi yang mengutamakan aturan, keamanan, dan sportivitas.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, Polres Dharmasraya berharap semakin banyak generasi muda yang memilih jalur kompetisi resmi untuk mengembangkan bakat di dunia otomotif. Langkah tersebut di harapkan mampu melahirkan pembalap berprestasi sekaligus mengurangi aksi balap liar di wilayah Dharmasraya.(ar)









