Dharmasraya, seriusnews.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mempercepat pembangunan jalan dharmasraya melalui kolaborasi dengan PT Bina Pratama Sakato Jaya.
Pemerintah daerah dan perusahaan membangun jalan hotmix sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan Marga Makmur dengan SP 3 di Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh.
Pemkab Dharmasraya mendorong skema kolaborasi ini karena keterbatasan anggaran daerah. Pemerintah tetap menjaga target pembangunan infrastruktur dengan melibatkan dunia usaha melalui program CSR.
Sinergi Pemda Dan Perusahaan Perkuat Infrastruktur Daerah
Pemkab Dharmasraya menggandeng PT Bina Pratama Sakato Jaya untuk mengerjakan lapisan pondasi jalan. Perusahaan mengerjakan agregat B dan agregat A sesuai spesifikasi teknis dari konsultan.
Setelah perusahaan menyelesaikan pekerjaan, Dinas PUPR Dharmasraya langsung menilai kualitas teknis jalan. Pemerintah daerah kemudian menyiapkan tahap pengaspalan dengan dana APBD.
Skema ini mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran. Pemerintah daerah juga memastikan kualitas pekerjaan tetap sesuai standar teknis.
Pembangunan Jalan Hotmix Dimulai Sejak Mei 2026
PT Bina Pratama Sakato Jaya mulai mengerjakan proyek sejak Mei 2026. Tim lapangan terus melanjutkan pekerjaan pondasi hingga tahap agregat A.
Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, menargetkan penyelesaian lapisan agregat A pada Juli 2026. Ia menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi teknis setelah tahap tersebut selesai.
Pemerintah daerah juga menyiapkan proses lelang pengaspalan pada Agustus 2026. Langkah ini menjaga kesinambungan pembangunan hingga tahap akhir.
Kolaborasi CSR Tingkatkan Manfaat Akses Warga
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan kolaborasi ini memperluas manfaat pembangunan. Ia menyebut APBD sebesar Rp3,96 miliar sebelumnya hanya mampu membangun sekitar 800 meter jalan.
Dengan dukungan CSR PT Bina, panjang jalan meningkat menjadi 1.500 meter. Pemerintah daerah mencatat peningkatan manfaat hampir dua kali lipat dari skema sebelumnya.
Annisa menegaskan pemerintah terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha. Ia menilai kolaborasi ini membantu pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat.
PT Bina Pratama Sakato Jaya menyambut baik kerja sama tersebut. Pimpinan perusahaan, Hendra N. Husni, menyebut proyek ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat melalui Wali Nagari Taratak Tinggi mengusulkan pembangunan jalan tersebut. Pemerintah daerah kemudian menindaklanjuti aspirasi itu dengan melibatkan perusahaan.
Hendra juga menyatakan perusahaan siap melanjutkan kerja sama untuk mendukung pembangunan jalan poros sepanjang 13 kilometer di kawasan tersebut. Ia menilai proyek ini penting untuk mobilitas masyarakat dan operasional perusahaan.
Wali Nagari Taratak Tinggi, Debita Darni Sumarja, menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan jalan. Ia menyebut ratusan warga menggunakan jalan itu setiap hari untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Ia menegaskan peningkatan kualitas jalan sangat dibutuhkan masyarakat karena jalur tersebut menjadi akses utama. Pemerintah nagari berharap pembangunan berjalan sesuai rencana.
Pembangunan jalan hotmix ini meningkatkan konektivitas wilayah Nagari Taratak Tinggi dan sekitarnya. Proyek ini juga mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
Pemkab Dharmasraya juga menjalankan lima titik pembangunan infrastruktur berbasis CSR. Empat titik lainnya melibatkan berbagai perusahaan dan kelompok masyarakat dalam pembangunan jalan di wilayah berbeda.(ar)









