Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mempercepat revitalisasi Pasar Raya melalui Penertiban PKL Pasar Raya di kawasan Pasar Raya Barat.
Satpol PP Kota Padang menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) pada Minggu pagi, 28 Juni 2026, agar akses jalan kembali terbuka dan pembangunan berjalan lancar.
Pemko Padang menargetkan kawasan Pasar Raya menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata. Karena itu, pemerintah membuka akses jalan yang akan melayani kendaraan masyarakat dan kendaraan proyek selama proses pembangunan.
Satpol PP Buka Akses Jalan Demi Kelancaran Revitalisasi Pasar Raya
Satpol PP Kota Padang menertibkan sejumlah lapak semipermanen yang berdiri di badan jalan Pasar Raya Barat. Keberadaan lapak tersebut menghambat arus kendaraan dan mengurangi ruang bagi pengguna jalan.
Pemko Padang menjadikan ruas jalan itu sebagai jalur alternatif selama proyek revitalisasi berlangsung. Jalur tersebut akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi logistik menuju lokasi pembangunan.
Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Padang, Eka Putra Irwandi, memimpin langsung operasi penertiban. Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Harvie Dasnoer serta Kepala Seksi Kerja Sama Sykris ikut mendampingi kegiatan tersebut.
Personel Polri dan Dinas Perhubungan Kota Padang juga bergabung dalam operasi itu. Seluruh unsur bekerja sama menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas, dan ketertiban selama penataan berlangsung.
Eka Putra Irwandi menegaskan bahwa akses jalan memegang peranan penting dalam mendukung proses revitalisasi. Menurutnya, kendaraan proyek membutuhkan jalur yang lancar agar pekerjaan konstruksi tidak terganggu.
“Jalur ini akan digunakan sebagai akses kendaraan sementara selama proses pembangunan berlangsung. Karena itu, kami melakukan penertiban agar badan jalan tetap dapat difungsikan secara optimal dan tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Eka.
Pemerintah Ajak PKL Dukung Penataan Kawasan Pasar Raya Bersama
Selain menertibkan lapak, Satpol PP mengajak para pedagang mendukung program revitalisasi. Petugas memilih pendekatan persuasif agar para PKL memahami tujuan penataan kawasan.
Eka meminta pedagang tidak lagi berjualan di lokasi yang sudah dibersihkan. Menurutnya, kepatuhan seluruh pedagang akan membantu pemerintah menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pembangunan berlangsung.
“Mari kita bersama-sama mendukung proses perbaikan dan pembenahan Pasar Raya sebagai salah satu pusat perdagangan dan kebanggaan masyarakat Kota Padang. Dengan menjaga ketertiban, kita turut berkontribusi menciptakan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan aman bagi semua,” katanya.
Revitalisasi Pasar Raya Perkuat Aktivitas Ekonomi Kota Padang Berkelanjutan
Pemko Padang terus melanjutkan penataan kawasan Pasar Raya secara bertahap. Pemerintah ingin menghadirkan pusat perdagangan yang modern, nyaman, dan tetap mempertahankan identitas budaya daerah.
Pemerintah juga berharap penataan kawasan mampu meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli. Arus kendaraan yang lancar akan mendukung aktivitas perdagangan selama proyek berjalan.
Revitalisasi Pasar Raya juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumatera Barat. Kawasan perdagangan yang lebih tertata akan meningkatkan kenyamanan berbelanja sekaligus memperkuat fungsi Pasar Raya sebagai pusat ekonomi Kota Padang.
Pemko Padang mengajak seluruh masyarakat menjaga ketertiban kawasan selama pembangunan berlangsung. Dukungan masyarakat akan membantu pemerintah menyelesaikan revitalisasi sesuai rencana.(ar)









