Sumatera Barat, seriusnews.id – Atlet karate muda Sumbar kembali menorehkan prestasi gemilang yang sangat membanggakan Indonesia di panggung internasional. Karateka berbakat Zaimah Arkadina Irsal sukses menyumbangkan medali perunggu pada ajang 13th SEAKF Karate Championship di Vietnam.
Prestasi luar biasa ini semakin lengkap dengan pencapaian yang diraih oleh sang pelatih, Zelly Heriyanto. Pelatih olahraga asal Ranah Minang tersebut kini resmi lulus Akreditasi Pelatih Asian Karate Federation (AKF).
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Capaian Atlet Karate Sumbar
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah langsung menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan luar biasa kedua putra daerah tersebut. Mahyeldi menerima audiensi perwakilan atlet dan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) di Istana Gubernur, Minggu (19/7/2026).
Kepala daerah menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian internasional yang berhasil dibawa pulang ke Sumatera Barat. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda daerah mampu bersaing ketat di tingkat dunia.
Pentingnya Pembinaan Usia Dini Cabang Olahraga Kejuaraan
Mahyeldi menegaskan bahwa prestasi gemilang ini tidak lahir secara instan melainkan lewat proses yang panjang. Manajemen olahraga membutuhkan pembinaan yang konsisten dan berjenjang sejak usia dini untuk melahirkan juara.
Pemerintah daerah mendorong seluruh pengurus cabang olahraga untuk memperbanyak kompetisi resmi pada kelompok umur. Langkah strategis ini sangat efektif menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial masa depan.
Kompetisi usia muda yang banyak akan membantu menyaring talenta terbaik secara lebih optimal. Pembinaan berkelanjutan melalui program PPLP juga tetap berjalan untuk cabang-cabang olahraga unggulan daerah.
Komitmen Pemerintah Daerah Dukung Anggaran Sektor Olahraga
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen penuh untuk terus mendukung total seluruh program pembinaan atlet. Mahyeldi memastikan pembiayaan olahraga tetap berjalan meskipun bantuan pemerintah pusat tahun ini dihentikan.
Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak lagi menyediakan alokasi bantuan dana untuk musim ini. Namun, Pemprov Sumatera Barat siap mengupayakan dukungan anggaran alternatif melalui optimalisasi dana APBD.
Langkah ini penting karena investasi pada pembinaan atlet menyangkut masa depan reputasi daerah. Para olahragawan tidak boleh berhenti berlatih hanya karena kendala anggaran dari pusat.
Sinergi KONI Bersama Dunia Usaha Sangat Penting
Pemerintah daerah juga menyarankan perluasan sumber pendanaan agar pembinaan tidak bertumpu pada satu pintu. Mahyeldi mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meningkatkan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak swasta.
Pengurus cabang olahraga harus membangun komunikasi intensif dan kemitraan yang kuat dengan para pengusaha. Dunia usaha perlu ikut berkontribusi aktif karena keberhasilan prestasi olahraga merupakan kebanggaan bersama.
Keberhasilan Zaimah dan Zelly diharapkan mampu memicu motivasi tinggi bagi para atlet muda lainnya. Prestasi ini membuktikan bahwa anak-anak muda Sumatera Barat memiliki daya saing yang tinggi.(ar)









