Pariaman, seriusnews.id – Pemerintah Kota Pariaman terus memacu pelaksanaan program revitalisasi sekolah Kota Pariaman untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan pada tahun anggaran 2026. Wali Kota Pariaman Yota Balad meninjau langsung sejumlah Sekolah Dasar guna memastikan pengerjaan proyek berjalan optimal sesuai standar mutu pada Senin, 20 Juli 2026.
Pemerintah daerah mengarahkan fokus pembangunan pada peningkatan mutu sarana dan prasarana belajar mengajar bagi seluruh siswa. Langkah peninjauan lapangan ini menjadi upaya nyata pemerintah dalam mengawal penyelesaian pekerjaan fisik di setiap gedung sekolah.
Pemerintah Kota Pariaman Berhasil Raih Dana APBN
Wali Kota Pariaman Yota Balad menjelaskan bahwa pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah merupakan buah dari pengajuan proposal langsung kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemerintah pusat menyetujui usulan tersebut dengan mengucurkan alokasi anggaran bernilai Rp25 miliar yang bersumber dari APBN.
Dana alokasi pusat tersebut menjangkau perbaikan sarana dan prasarana gedung pada 39 satuan pendidikan yang tersebar di Kota Pariaman. Pemerintah kota mematok target utama penyelesaian seluruh proyek rehabilitasi fisik ini pada bulan Agustus 2026 mendatang.
Hasil peninjauan menunjukkan banyak pihak sekolah telah menyelesaikan tahap konstruksi sebelum jadwal waktu yang ditetapkan sebelumnya. Kondisi bangunan yang tertata rapi kini menghadirkan suasana belajar yang semakin nyaman serta layak bagi para peserta didik.
Yota Balad menguji langsung hasil pengerjaan sarana fisik saat mengunjungi SDN 01 Kampung Jawa I di Kecamatan Pariaman Tengah. Pihak sekolah bersama Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan telah menuntaskan seluruh proses pengerjaan revitalisasi hingga mencapai 100 persen.
Wali Kota memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia atas komitmen kerja keras dalam menyelesaikan proyek tepat waktu. Sinergi yang kuat antara pengelola sekolah dan pemerintah daerah membuktikan keberhasilan pengerjaan infrastruktur secara maksimal.
Progres Pembangunan Fisik Fasilitas Sekolah Sudah Hampir Rampung
Peninjauan lapangan berlanjut ke SDN 13 Tungkal Selatan yang berada di wilayah Kecamatan Pariaman Utara. Progres fisik di sekolah tersebut sudah mencapai angka 90 persen dan hanya menyisakan tahap penataan kerapian lingkungan.
Secara keseluruhan, pencapaian pengerjaan fisik pada seluruh sekolah sasaran di Kota Pariaman telah menyentuh angka hampir 90 persen. Pemerintah kota telah menginstruksikan Dinas Pendidikan beserta jajaran terkait untuk mengawal sisa pengerjaan hingga tuntas sempurna.
Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian kegiatan fisik di 39 sekolah selesai secara menyeluruh pada bulan Agustus 2026. Keberhasilan program ini akan memberikan manfaat optimal bagi para guru dan siswa dalam mendukung aktivitas pembelajaran harian.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher merincikan daftar sekolah penerima bantuan program revitalisasi tersebut. Bantuan pemerintah pusat tahun 2026 ini mencakup jenjang pendidikan anak usia dini hingga tingkat menengah pertama.
Sebanyak 39 satuan pendidikan penerima manfaat terdiri atas 29 Sekolah Dasar, 6 Sekolah Menengah Pertama, dan 4 Pendidikan Anak Usia Dini. Seluruh sekolah penerima mendapat alokasi perbaikan fisik sesuai kebutuhan sarana gedung masing-masing.
Dinas Pendidikan Kawal Pengerjaan Fisik Selesai Tepat Waktu
Jajaran Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dan Menengah Disdikpora Kota Pariaman terus menjalankan pengawasan secara intensif di lapangan. Langkah pengawalan ketat ini menjamin seluruh sekolah penerima program dapat menyelesaikan pengerjaan fisik dengan hasil terbaik.
Tim pengawas memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai batas waktu yang telah disepakati bersama tanpa mengurangi kualitas bangunan. Pengawasan ketat juga mencegah terjadinya hambatan teknis yang berpotensi memperlambat penyelesaian fasilitas pendidikan.
Program revitalisasi ini mencakup rehabilitasi gedung ruang kelas, fasilitas perpustakaan, serta ruang administrasi sekolah. Pihak pelaksana juga memperbaiki sarana toilet dan melakukan penataan lingkungan fisik agar tampilan sekolah semakin asri.
Pemerintah Kota Pariaman berharap pembenahan sarana pendidikan ini mampu memacu mutu pembelajaran dan memberikan kenyamanan belajar bagi seluruh peserta didik. Pemerintah daerah bahkan telah mengusulkan tambahan bantuan revitalisasi sekolah serta pembangunan unit sekolah baru untuk jenjang taman kanak-kanak.(ar)









